Analisis Struktur Naratif Film Televisi (FTV) Preman Pensiun (Sang Juara)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Film televisi Preman Pensiun (Sang Juara) disutradarai oleh Aris Nugraha
ditayangkan oleh RCTI tanggal 26 Agustus 2015. Konten cerita film televisi
Preman Pensiun (Sang Juara) berfokus pada perjuangan preman seperti kang Mus
dan para anak buahnya untuk bisa pensiun dari pekerjaannya yang menjadi
preman pasar, preman jalanan untuk bisa bekerja dengan usaha sendiri. Hal
tersebut menjadi menarik untuk dikaji sebagi objek penelitian dari ceria tersebut
dengan menggunakan pendekatan struktur naratif. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui bagaimana struktur naratif pada film televisi Preman Pensiun
(Sang Juara) dan karakter tokoh dalam film Preman Pensiun (Sang Juara).
Dengan menggunakan metode kualitatif, diharapkan penelitian ini bermanfaat
bagi semua pihak dalam membaca film melalui struktur naratif.
Film ini menceritakan semangat dan kegigihan kang Mus untuk hidup
lebih baik dan memberikan motivasi kepada para pemuda didaerah rumahnya
serta juga kepada anak buahnya. Peneliti menggunakan teori struktur naratif yang
akan dibedah dengan munggunakan teori tiga babak, naratif ruang dan naratif
waktu, serta elemen pokok naratif, dan peran kang Mus. Alasan peneliti ingin
mengetahui konflik yang dialami kang Mus dan apa yang menjadi tujuan setelah
kang Mus pensiun menjadi preman. Peneliti pada akhirnya mengetahui struktur
naratif pada film televisi (FTV) Preman Pensiun (Sang Juara). Alasan peneliti
membahas tentang kang Mus, karena peran kang Mus terlihat sebagai penggerak
alur cerita sehingga menjadi menarik. Peran kang Mus sosok yang mendominasi
dan berjiwa pemimpin bagi keluarga dan anak buahnya.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan struktur naratif
dan karakter tokoh. Pendekatan struktur naratif mengkaji tahapan sistematis dalam penuturan cerita, mengetahui konten cerita dan pesan yang ingin disampaikan.
Pendekatan karakter tokoh atau peran untuk mengetahui bagaimana peran tokoh
yang ada di cerita dan bisa memberikan alur cerita yang menarik. Dengan
demikian kedua pendekatan tersebut dapat digunakan untuk menganalisis film
televisi Preman Pensiun (Sang Juara).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten cerita pada FTV Preman
Pensiun (Sang Juara) yang dikaji melalui pendekatan struktur naratif telah
menunjukan unsur yang paling menonjol adalah kejadian kejadian yang saling
berkaitan dan membentuk alur. Alur cerita yang dipaparkan tersebut
memunculkan suatu alur yang menggambarkan peristiwa yang dihadapi tokoh
utama yaitu Kang Mus. Pada FTV Preman Pensiun (Sang Juara) ditemukan dua
konflik yang masing-masing memiliki tujuan yang berbeda, sehingga
pengemasan film menjadi tidak datar karena konflik selalu hadir pada tokoh
utama. Film televisi ini meyuguhkan tentang preman, mengajak pemirsa untuk
mendalami nilai-nilai keseharian dalam kehidupan manusia. Jadi, jauh dengan
kisah kehidupan preman yang identik dengan kekerasan, intimidasi, atau hal
lainnya yang lebih menampilkan kesan kurang mendidik. Film televisi Preman
Pensiun (Sang Juara) memberikan pesan kepada penonton agar lebih berusaha
jika menginginkan keberhasilan harus dengan usaha keras untuk menjadi lebih
sukses.
Peneliti membahas peran kang Mus pada film televisi (FTV) Preman
Pensiun (Sang Juara). Film tersebut peran kang Mus merupakan penggerak alur
cerita, karena dari awal cerita hingga akhir cerita. Peran kang Mus membuktikan
bahwa semangat dan kerja keras kang Mus yang selama ini ditularkan kepada
orang lain memberikan dampak yang positif, yaitu para generasi muda mulai
semangat untuk latihan sepak bola, dan Iwan bisa memenangkan kejuaraan tinju
di Porda Bandung. Semua itu merupakan kegigihan kang Mus yang selalu
memberikan motivasi untuk berjuang untuk mendapatkan keberhasilan.
Description
reupload file repositori 20 mei 2026_kurnadi/citra
:: Finalisasi Repositori File 12 Juni 2026_Kurnadi
