Pengembangan Daya Tarik Agrowisata Boma Gunung Pasang Berdasarkan Tingkat Kepuasan Pengunjung

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Agrowisata merupakan salah satu bentuk pariwisata yang menggabungkan unsur pertanian dengan kegiatan wisata, yang kini semakin diminati karena mampu memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung sekaligus mendukung perekonomian lokal. Salah satu lokasi yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata unggulan adalah Agrowisata Boma Gunung Pasang yang terletak di Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Kawasan ini memiliki keunggulan berupa keindahan alam, iklim yang sejuk, serta lahan pertanian dan perkebunan yang luas. Namun, meskipun memiliki potensi yang besar, jumlah kunjungan wisatawan mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menandakan bahwa pengelolaan kawasan dan kualitas layanan yang diberikan belum mampu memenuhi harapan dan kebutuhan pengunjung secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting komponen pariwisata yang ada di kawasan Agrowisata Boma Gunung Pasang, mengukur tingkat kepuasan pengunjung terhadap aspek-aspek yang ditawarkan, serta merumuskan strategi pengembangan kawasan berdasarkan hasil analisis tersebut. Komponen pariwisata yang ditinjau mengacu pada konsep 4A, yaitu Accessibility (aksesibilitas), Amenity (sarana dan prasarana), Attraction (daya tarik), dan Activities (aktivitas). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Importance-Performance Analysis (IPA), yaitu suatu pendekatan untuk menilai sejauh mana kinerja aktual suatu objek wisata memenuhi tingkat kepentingan yang dirasakan oleh pengunjung. Responden penelitian terdiri dari 100 orang pengunjung kawasan yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa aspek penting yang dirasa kurang optimal oleh pengunjung. Akses menuju lokasi wisata masih kurang nyaman karena minimnya penerangan dan kondisi jalan yang tidak merata. Fasilitas umum seperti toilet, tempat sampah, dan sarana permainan anak juga mengalami kerusakan atau tidak memenuhi standar kenyamanan. Selain itu, area spot foto dan wahana edukasi yang menjadi daya tarik utama kawasan dinilai kurang variatif. Meski demikian, terdapat pula aspek yang mendapat penilaian baik, seperti kenyamanan lingkungan yang sejuk dan alami, serta keramahan pengelola. Berdasarkan hasil analisis IPA, strategi pengembangan diarahkan pada perbaikan infrastruktur dasar, penambahan fasilitas umum, serta diversifikasi daya tarik wisata yang sesuai dengan minat pengunjung. Beberapa strategi prioritas yang diusulkan antara lain perbaikan jalan akses dan penerangan, penyediaan tempat sampah terpilah, revitalisasi toilet dan area bermain, serta pengembangan zona edukasi pertanian yang interaktif. Untuk mendukung pengembangan yang terintegrasi, dilakukan pula analisis ruang dan tapak untuk menyusun zonasi kawasan, sehingga aktivitas wisata dapat tertata rapi dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, pengembangan Agrowisata Boma Gunung Pasang perlu mempertimbangkan kepuasan pengunjung sebagai dasar utama dalam pengambilan keputusan. Dengan strategi yang tepat dan perencanaan yang matang, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi agrowisata unggulan di Kabupaten Jember yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan dan edukasi bagi wisatawan.

Description

Reupload Repositori File 13 Februari 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By