Analisis Spasial Gangguan Fungsi Kognitif, Risiko Malnutrisi, dan Hipertensi dengan Tingkat Ketergantungan pada Lanjut Usia (Studi Berdasarkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Jember Tahun 2025)
| dc.contributor.author | Muthia Fahriyah Puspitasari | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-30T04:32:45Z | |
| dc.date.issued | 2026-06-30 | |
| dc.description | Finalisasi Juli 2026 hasyim | |
| dc.description.abstract | Tingkat ketergantungan pada lanjut usia menjadi permasalahan yang perlu diatasi seiring meningkatnya proporsi lanjut usia di Indonesia. Ketergantungan pada lanjut usia dinilai dari pemenuhan Activity of Daily Living (ADL). Kondisi tersebut berkaitan dengan faktor fungsi tubuh (gangguan fungsi kognitif dan risiko malnutrisi) dan kondisi kesehatan (hipertensi) yang masih ditemukan di berbagai wilayah Kabupaten Jember berdasarkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tahun 2025. Tujuan penelitian ini menganalisis sebaran gangguan fungsi kognitif, risiko malnutrisi, dan hipertensi dengan tingkat ketergantungan pada lanjut usia berdasarkan wilayah kecamatan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan studi ekologi. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh kecamatan di Kabupaten Jember yang berjumlah 31 kecamatan. Data penelitian bersumber dari data sekunder berdasarkan website ASIK tahun 2025 yang didapatkan melalui bidang Kesehatan Masyarakat dan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kabupaten Jember. Analisis data spasial dilakukan melalui metode klasifikasi Quartile thresholds (Q1 dan Q3), meliputi kategori persentase rendah, sedang, dan tinggi. Analisis selanjutnya dilakukan melalui visualisasi peta menggunakan aplikasi QGIS versi 3.40. Penelitian ini telah melalui kaji etik pada Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember dengan nomor 611/KEPK/FKM-UNEJ/IV/2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan ketergantungan ringan dengan persentase tertinggi, yaitu Kecamatan Jelbuk, sedangkan persentase ketergantungan sedang hingga total kategori tertinggi yaitu Kecamatan Arjasa. Terdapat empat variabel lainnya yang diteliti yaitu, aksesbilitas lanjut usia, gangguan fungsi kognitif, risiko malnutrisi, dan hipertensi. Hasil pemetaan menunjukkan dari 31 kecamatan, kategori terendah persentase aksesbilitas lanjut usia yaitu Kecamatan Sukorambi. Sedangakan, persentase tertinggi pada masing-masing variabel yaitu gangguan fungsi kognitif di Kecamatan Jelbuk, risiko malnutrisi di Kecamatan Panti, hipertensi di Kecamatan Sumbersari. Sementara itu, untuk pemetaan overlay dua variabel menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah dengan persentase sedang pada ketergantungan cenderung memiliki persentase sedang pula pada gangguan fungsi kognitif, risiko malnutrisi, dan hipertensi. Selain itu, pemetaan overlay juga menunjukkan terdapat wilayah dengan kategori yang berlawanan, yang artinya tidak semua wilayah dengan persentase tinggi pada tingkat ketergantungan akan memiliki persentase gangguan fungsi kognitif, risiko malnutrisi, dan hipertensi yang tinggi pula. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa persebaran persentase aksesbilitas lanjut usia, gangguan fungsi kognitif, risiko malnutrisi, hipertensi dan tingkat ketergantungan bervariasi antar wilayah. Hasil pemetaan overlay juga menunjukkan terdapat beberapa wilayah memiliki persentase tinggi pada kedua variabel. Namun, tidak semua wilayah dengan persentase tinggi pada ketergantungan juga memiliki persentase tinggi pada variabel gangguan fungsi kognitif, risiko malnutrisi atau hipertensi. Oleh karena itu, saran yang diberikan untuk Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Jember yaitu mengoptimalkan layanan home care puskesmas pada Kecamatan Arjasa, Jelbuk, Kaliwates, Silo, Mumbulsari, dan Umbulsari dengan ketergantungan sedang hingga total, mengoptimalkan program kolaborasi lintas sektor berbasis komunitas pada lanjut usia di Kecamatan Jelbuk, Pakusari, Tanggul, Panti, dan Sukorambi, meningkatkan penjaringan aktif melalui kegiatan komunitas warga yang melibatkan kader kesehatan dan keluarga sebagai pendamping lanjut usia di Kecamatan Sukorambi untuk melakukan skrining kesehatan. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen pembimbing utama : Dr. Irma Prasetyowati, S.KM., M.Kes. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12501 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT | |
| dc.subject | Tingkat Ketergantungan Lanjut Usia | |
| dc.subject | Analisis Spasial | |
| dc.subject | Hipertensi | |
| dc.subject | Risiko Malnutrisi | |
| dc.subject | Gangguan Fungsi Kognitif | |
| dc.subject | Kesehatan Lanjut Usia | |
| dc.title | Analisis Spasial Gangguan Fungsi Kognitif, Risiko Malnutrisi, dan Hipertensi dengan Tingkat Ketergantungan pada Lanjut Usia (Studi Berdasarkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kabupaten Jember Tahun 2025) | |
| dc.type | Other |
