Pengaruh Penerapan Teknik Token Ekonomi Terhadap Kedisiplinan Anak di K1 Pelita Hati Kindergarten Sumbersari Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pendidikan anak usia dini adalah sebuah pembentukan dasar bagi anak mulai dari usia 0-6 tahun melalui aktivitas stimulasi sehingga mendukung perkembangan fisik dan emosional yang seimbang. Sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam Permendikbud nomor 137 tahun 2014 bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang ditujukan pada anak usia untuk merangsang dan memaksimalkan aspek-aspek perkembangannya. Terdapat 6 aspek perkembangan yang harus dikembangkan di antaranya; aspek perkembangan nilai agama dan moral, kognitif, sosial emosional, bahasa, fisik motorik, dan seni. Tujuan PAUD adalah salah satunya mencapai perkembangan optimal melalui implementasi nilai-nilai agama dan moral pada proses pembelajaran. Pada tahap perkembangan awal, anak usia dini perlu dipupuk nilai-nilai moral yang kuat, seperti kedisiplinan. Disiplin merupakan salah satu aspek moral agama yang penting untuk pembentukan serta pengembangan kepribadian anak yang sehat dan positif. Melalui disiplin, anak belajar memahami pentingnya aturan, rutinitas, dan tanggung jawab, yang membantu mereka mengembangkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin juga berperan penting dalam menumbuhkan kemampuan mengendalikan emosi, beradaptasi di lingkungan sosial.
Menurut hasil pengamatan dan tanya jawab yang sudah peneliti laksanakan pada bulan Agustus 2024 di Pelita Hati Kindergarten bahwa di kelas K1 Moon terdapat 13 anak dari 17 jumlah keseluruhan anak yang perilaku kedisiplinan yang tergolong rendah pada saat di kelas atau selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Dari permasalahan tersebut, peneliti ingin menguji pengaruh penerapan teknik token ekonomi terhadap kedisiplinan anak.
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Apakah terdapat pengaruh penerapan teknik token ekonomi terhadap kedisiplinan anak di K1 Pelita Hati Kindergarten?” Adapun tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh teknik token ekonomi pada kedisiplinan anak di K1 Pelita Hati Kindergarten.
Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah ekprimental dengan pendekatan Quasi Experimental Design. Jenis desain quasi eksperimen yang diterapkan adalah Non-Equivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian merupakan seluruh peserta didik K1 Moon dan K1 Planet yang berjumlah 34 anak. Dan Sampel pada penelitian yaitu anak kelompok K1 Moon berjumlah 17 dan K1 Planet berjumlah 17 sehingga dengan total 34 anak. Metode pengumpulan data menggunakan observasi. Uji validitas pada penelitian ini menggunakan Spearman’s Rho dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha, serta analisis data penelitian menggunakan uji Mann-Whitney.
Berdasarkan hasil data penelitian yang dilaksanakan nilai rata-rata pretest sebesar 58,82 dan setelah diberikan treatment sebanyak 5 kali pertemuan mendapatkan nilai rata-rata posttest sebesar 84,58. Sedangkan hasil perhitungan nilai signifikansi dengan menggunakan uji Mann-Whitney melalui SPSS versi 30 mendapatkan nilai U hitung sebesar 48,5 lebih kecil dari U table sebesar 87 dengan taraf signifikansi < 0,001. Nilai signifikasi 0,001<0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh penerapan token ekonomi terhadap kediplinan anak di K1 Pelita Hati Kindergarten Sumbersari Jember.
Beberapa saran dalam penelitian disampaikan pada guru diharapkan dijadikan bahan pertimbangan bagi guru kelas dalam menerapkan token ekonomi yang dimana dalam penerapan token ekonomi ini guru hurus menentukan target perilaku yang jelas, menyiapkan peraturan, sistem token dan reward nya seperti apa yang terakhir yaitu konsistensi guru dalam pemberian token. Saran bagi peneliti lain agar waktu pemberian treatment lebih lama lagi agar hasil dari treatment ini lebih maksimal, kemudian setiap anak mendapatkan token peneliti memberikan motivasi, penjelasan dan penguatan, kemudian peneliti harus meminimalisir bagaimana caranya agar anak yang diberikan treatment tidak bergantung pada reward yang diberikan.
Description
Reupload file repositori 04 Februari 2026_Maya
