Potensi Serapan dan Nilai Ekonomi Karbon Agroforestri Perkebunan Kopi Robusta (Coffea Canephora) di Kelurahan Gombengsari Kabupaten Banyuwangi

dc.contributor.authorAditya Dwi Sugiarto
dc.date.accessioned2026-02-18T05:19:28Z
dc.date.issued2025-07-21
dc.descriptionReaploud Repository February_agus
dc.description.abstractKelurahan Gombengsari merupakan daerah yang berada di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, yang berada pada dataran tinggi dengan penghasil kopi robusta perkebunan milik rakyat yang juga berkembang sebagai kawasan wisata edukatif, seperti wisata kopi dan peternakan. Aktivitas wisata di wilayah ini berpotensi meningkatkan emisi gas rumah kaca (GRK), terutama melalui kegiatan sangrai kopi, transportasi, dan penggunaan energi berbahan bakar kayu. Untuk mengatasi hal ini, sistem agroforestri yang telah diterapkan di perkebunan kopi Gombengsari dinilai efektif dalam menyerap karbon, menjaga kesuburan tanah, serta mendukung konservasi lingkungan dan kualitas udara. Agroforestri tidak hanya bermanfaat secara ekologis, tetapi juga memiliki potensi dalam jasa lingkungan melalui nilai ekonomi karbon. Namun, potensi ini di Gombengsari belum banyak dikaji secara ekonomi. Penilaian nilai ekonomi karbon penting untuk menunjukkan kontribusi agroforestri terhadap mitigasi iklim serta sebagai dasar pengembangan insentif lingkungan dan peluang dalam pasar karbon. Hal ini juga sejalan dengan kebijakan nasional, yaitu PP No. 98 Tahun 2021 yang mengatur tentang Nilai Ekonomi Karbon dan perdagangan karbon. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh lahan agroforestri kopi robusta di Kelurahan Gombengsari pada jalur tracking wisata edukasi kopi. Sampel diambil dari 10 plot berukuran 20 × 20 meter (total 4.000 m²) yang tersebar di empat lingkungan yaitu Lerek, Kacangan Asri, Suko, dan Gombeng. Subjek penelitian berupa tegakan pohon kopi dan serasah, dengan metode “purposive sampling” berdasarkan vegetasi campuran, kemudahan akses, dan variasi umur tanaman. Sehingga mendapatkan hasil total 933 pohon terdiri dari, kopi sebanyak 804 pohon, kelapa 37 pohon, pisang 42 pohon, gamal 32 pohon, cengkeh 9 pohon, dan durian 9 pohon. Dari hasil iventarisasi pohon, menghasilkan nilai cadangan karbon sebesar 579,372 ton/ha dan serapan karbon mencapai 2.178,44 ton CO₂/tahun. Nilai ekonomi karbon dari total serapan tersebut diperkirakan mencapai Rp.143.238.813/tahun. Pendekatan nilai ekonomi tidak hanya mendukung pengembangan lingkungan melalui pengurangan emisi karbon, tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi bagi petani lokal yang ada di Kelurahan Gombengsari.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Dr. Elida Novita, S.TP., M.T., IPM.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3474
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Teknologi Pertanian
dc.subjectSerapan
dc.subjectNilai Ekonomi
dc.subjectAgroforestri
dc.subjectKopi Robusta
dc.subjectCoffea Canephora
dc.titlePotensi Serapan dan Nilai Ekonomi Karbon Agroforestri Perkebunan Kopi Robusta (Coffea Canephora) di Kelurahan Gombengsari Kabupaten Banyuwangi
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ADITYA DWI SUGIARTO - 211710201057.pdf
Size:
2.18 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: