Artikulasi Politik Calon Legislatif Dalam Memobilisasi Masyarakat Pendatang Muslim Pada Pemilihan Legislatif di Desa Banjar Anyar Kabupaten Tabanan

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Realitas dinamika politik di kabupaten Tabanan, khususnya Daerah Pemilihan IV Kediri–Marga, ditandai oleh pertemuan antara struktur sosial Bali dan eksistensi kelompok pendatang muslim. Desa Banjar Anyar menjadi wilayah yang penting karena memiliki kepadatan penduduk yang tinggi serta komposisi demografis yang majemuk, dengan pendatang muslim sebagai kelompok minoritas yang terus berkembang. Konteks politik Bali yang selama ini didominasi oleh ideologi tradisi, sistem kasta, membuat kehadiran pendatang muslim menjadi potensi basis dukungan alternatif sekaligus tantangan terhadap pola mobilisasi suara mayoritas. Kondisi ini mendorong penelitian untuk mengkaji bagaimana dinamika mobilisasi suara berbasis pendatang muslim membentuk struktur artikulasi politik dalam ruang publik dan privat pada pemilihan legislatif 2019 dan 2024 di Tabanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memahami proses dinamika sosial-politik yang terjadi. Kerangka teoretis yang digunakan adalah teori ruang publik Jürgen Habermas. Teori ruang publik Habermas digunakan untuk menganalisis relasi antara ruang privat dengan ruang publik, tempat opini publik dan kepentingan bersama dihasilkan. Kerangka ini digunakan untuk membuat analisis terhadap strategi politik dan struktur artikulasi kelompok minoritas.

Description

Finalisasi oleh agus/Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By