Hibriditas dan Identitas Ganda dalam Novel Malam Seribu Jahanam Karya Intan Paramaditha: Kajian Poskolonial Homi K. Bhabha

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

Penelitian bertujuan mengungkap kompleksitas hibriditas dan identitas ganda dalam novel Malam Seribu Jahanam karya Intan Paramaditha berdasarkan perspektif poskolonial Homi K. Bhabha. Penelitian dilatarbelakangi problematika identitas masyarakat poskolonial yang terbentuk melalui persilangan sejarah kolonial, tradisi lokal, religiusitas, dan modernitas. Metode yang diimplementasikan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan dekonstruktif. Objek material penelitian berupa novel Malam Seribu Jahanam, sedangkan objek formal berupa teori dan konsep hibriditas, stereotipe, mimikri, ambivalensi, serta ruang antara dalam teori Homi K. Bhabha. Data dianalisis melalui pembacaan ideologis terhadap satuan wacana pada tataran kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis poskolonial identitas tokoh terbentuk melalui relasi kuasa yang ambivalen dan hibrid. Mimikri tampak pada peniruan nilai modern dan praktik religius yang menghasilkan resistensi simbolik, ambivalensi muncul melalui penerimaan dan penolakan nilai kolonial, agama, serta tradisi secara simultan, sedangkan ruang antara menjadi wilayah transisi pembentukan kesadaran baru. Hibriditas menghasilkan identitas ganda yang terus dinegosiasikan dalam ruang sosial, kultural, religius, dan genealogis. Simpulan penelitian menegaskan bahwa hibriditas berfungsi sebagai mekanisme resistensi simbolik terhadap narasi dominan dalam masyarakat poskolonial.

Description

FINALISASI oleh Arif 2026 Mei 22

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By