Natural Lighting dalam Mendukung Mood Hirayama pada film Perfect Days
| dc.contributor.author | Bramantio Eky Pribudi | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-10T01:44:54Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-23 | |
| dc.description | Reuploud file repositori 9 Feb 2026_Firli | |
| dc.description.abstract | Saat ini manusia hidup di masa yang serba digital. Seiring dengan waktu, industri hiburan juga melalui perkembangan pesat. Salah satu hiburan yang eksis dan sangat dinikmati saat ini adalah film. Industri perfilman berkembang sangat pesat, namun penikmat film umumnya hanya fokus terhadap alur cerita dan keindahan penataan gambar yang disuguhkan, sehingga pelaku industri (sineas) juga sering mengesampingkan aspek lain dalam proses produksi sebuah film. Aspek yang dirasa kurang perhatian dan awareness adalah lighting. Secara umum, penikmat dan pelaku industri film masih memiliki stigma bahwa lighting dalam film hanya berfungsi sebagai penerang agar adegan dapat terlihat. Menurut Brown (2012:115), lighting mampu menjadi perangkat naratif untuk mendukung cerita. Lighting dapat dikonstruksi untuk mendukung pembangunan suasana adegan, memperkuat suatu makna, dan menciptakan mood. Lighting yang umum digunakan dalam film adalah artificial lighting (tata cahaya buatan), sineas jarang menyadari bahwa natural lighting (tata cahaya alami) memiliki kemampuan yang sama dengan artificial lighting untuk diterapkan dalam film. Penelitian ini disusun untuk mengetahui peran natural lighting dalam mendukung mood Hirayama pada film Perfect Days. Metode penelitian yang diterapkan selama penyusunan penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Data utama sebagai objek kajian penelitian adalah film Perfect Days. Teknik pengumpulan data berupa triangulasi (gabungan), dengan menerapkan observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Data yang diperoleh penulis sejumlah 24 scene yang mewakili mood Hirayama. Data tersebut terbagi menjadi dua, yaitu 17 scene untuk mewakili good mood dan 7 scene untuk mewakili bad mood. Data tersebut kemudian direduksi menjadi 4 scene untuk mewakili variabel good mood (bahagia, bersemangat, penuh cinta, dan ketenangan) dan 3 scene untuk mewakili variabel bad mood (kecemasan, kecewa, marah, dan sedih). Hasil analisis mengungkap bahwa natural lighting berperan untuk mendukung mood Hirayama. Secara dominan, natural lighting diterapkan dalam film Perfect Days. Kualitas cahaya yang tercipta dari natural lighting berupa hard light dan soft light. Kualitas cahaya tersebut dapat menghadirkan suasana dalam adegan. Hard light cenderung membangun suasana yang serius dan tegang. Soft light cenderung menghadirkan suasana yang hangat dan intim, namun terkadang menciptakaan kesan yang melankolis. Warna cahaya dari natural lighting dalam film ini merupakan warna putih, kuning, dan biru. Keberagaman warna yang tercipta tidak seluas artificial lighting, namun sangat cukup untuk membangun suasana dan mendukung mood tokoh dalam film. Penelitian ini mendapati pola repetitif natural lighting dalam mendukung mood Hirayama. Pola tersebut memaparkan bahwa warna cahaya merupakan unsur natural lighting yang dominan dalam mendukung mood. Warna cahaya dalam film Perfect Days terbagi menjadi dua, yaitu warna cahaya hangat dan warna cahaya dingin. Warna cahaya hangat merujuk kepada warna kemerahan dan warna cahaya dingin merujuk kepada warna kebiruan. Good mood cenderung tercipta oleh warna cahaya hangat, sedangkan bad mood cenderung tercipta oleh warna cahaya dingin. Selain natural lighting, artificial lighting juga tampak terlihat dalam film. Namun tidak terlalu menonjol dan dominan. Secara umum, artificial lighting digunakan sebagai practical light dalam adegan yang lazimnya memang terdapat lampu. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Denny Antyo Hartanto, S.Sn., M.Sn Dosen Pembimbing Anggota : Deddy Suprapto, S.S., M.A. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2427 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Budaya | |
| dc.subject | Natural Lightin | |
| dc.subject | Psikologi Warna | |
| dc.subject | Mood | |
| dc.subject | Mood Hirayama | |
| dc.subject | Perfect Days | |
| dc.subject | Film | |
| dc.title | Natural Lighting dalam Mendukung Mood Hirayama pada film Perfect Days | |
| dc.type | Other |
