Validasi Penetapan Kadar Kafein Pda Bubuk Kopi Arabika (Coffea Arabica) dan Kopi Robusta (Coffea Canephora) dengan Metode KLTKT Densitometri
| dc.contributor.author | Mariya Ulfa | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-10T03:10:42Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-10 | |
| dc.description | Reupload file repositori 10 februari 2026_PKL Fani/Firli | |
| dc.description.abstract | Kopi merupakan komoditas perkebunan utama yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Produksi kopi Indonesia terus mengalami peningkatan, dari sekitar 741.657 ton pada 2019 menjadi 753.941 ton pada 2020, dan mencapai 774,6 ribu ton pada 2021. Peningkatan ini menunjukkan tren pertumbuhan positif yang berdampak baik bagi petani dan sektor perkebunan nasional. Di Indonesia, berbagai jenis kopi dibudidayakan, seperti kopi arabika, robusta, dan liberika. Kopi arabika (Coffea arabica) dan Kopi Robusta (Coffea canephora) merupakan jenis yang paling umum dibudidayakan karena merupakan varietas pertama yang diperkenalkan di Indonesia Kopi arabika (Coffea arabica) maupun kopi robusta (Coffea canephora) mengandung campuran kompleks bahan kimia, termasuk kafein dalam jumlah signifikan. Kafein, yang termasuk dalam golongan metilxantin, dikenal mampu mengurangi rasa lelah dan kantuk dan juga merupakan senyawa alkaloid yang memiliki berbagai efek farmakologis, seperti merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan konsentrasi, kecepatan reaksi, fungsi otak, dan suasana hati, serta memperkuat kontraksi jantung. Kromatografi Lapis Tipis Kinerja Tinggi (KLTKT) atau High Performance Thin Layer Chromatography (HPTLC) merupakan pengembangan instrumental dari kromatografi lapis tipis konvensional yang dilengkapi dengan berbagai instrumen pendukung untuk meningkatkan resolusi senyawa yang akan dipisahkan serta memungkinkan dilakukannya analisis kuantitatif terhadap senyawa tersebut. Salah satu instrumen pendukung utama dalam metode ini adalah densitometer, yaitu alat analitik yang digunakan untuk mengukur konsentrasi zona kromatografi (noda atau pita) pada lempeng KLTKT secara non-destruktif tanpa merusak analit yang telah terpisahkan. Tahapan penelitian ini meliputi optimasi eluen, optimasi panjang gelombang, optimasi konsentrasi uji yang selanjutnya dilakukan validasi metode analisis dengan menguji beberapa parameter validasi meliputi linieritas, batas deteksi dan kuantitasi, selektivitas dan spesifitas, presisi, dan akurasi. Tahap akhir pada penelitian ini yaitu dilakukan penetapan kadar kafein pada bubuk kopi arabika (C. arabica) dan kopi robusta (C. canephora) menggunakan metode KLTKT Densitometri yaitu menggunakan pelarut metanol pa, fase diam silica gel 60 F254 dan fase gerak etil asetat : asam formiat : metanol : toluene = 10 : 1 : 1 : 0,5, panjang gelombang 275 nm linier dengan nilai koefisien korelasi 0,995, nilai Vx0 = 4,506%, serta nilai Xp = 647,054, peka dengan nilai BD = 647,054, serta BK = 1941,163 Selektiv karena mampu memisahkan senyawa kafein dan senyawa lain dengan nilai Resolusi (Rs) ≥ 1,5, dan spesifik dengan menunjukkan nilai kemurnian (purity) dan identitas (identity) lebih dari 0,99. Presisi dengan nilai RSD repeatibilitas kafein = 2,45%±0,742. Akurat dengan niali mean recovery kafein pada bubuk arabika = 102,44%, dan pada bubuk kopi robusta = 100,28%. Metode yang telah dilakukan validasi selanjutnya dilakukan penetapan kadar kafein yang dilakukan pada bubuk kopi arabika dan robusta. Berdasarkan hasil penetapan kadar kafein dalam bubuk kopi sampel A ± RSD berturut-turut sebesar 1,04%±0,63%, sampel B sebesar 1,83%±0,55% sampel C sebesar 1,39%±1,04%, sampel D sebesar 1,16%±1,30%, sampel E sebesar 2,34%± 1,27%, dan sampel F sebesar 2,97%± 0,94%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode KLTKT Densitometri yang dikembangkan dapat digunakan dalam penetapan kadar kafein dalam bubuk kopi dengan hasil yang valid. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: apt. Lestyo Wulandari., S.Si., M.Farm. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2544 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Farmasi | |
| dc.subject | Kadar Kafein | |
| dc.subject | Kopi Arabika | |
| dc.subject | Kopi Robusta | |
| dc.title | Validasi Penetapan Kadar Kafein Pda Bubuk Kopi Arabika (Coffea Arabica) dan Kopi Robusta (Coffea Canephora) dengan Metode KLTKT Densitometri | |
| dc.type | Other |
