Pengaruh kondisi pH pada NPV Terenkapsulasi Kitosan terhadap mortalitas ulat grayak (Spodoptera litura)
| dc.contributor.author | Awwaddien Firdaus Alzuhdiy | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-30T06:42:35Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-21 | |
| dc.description | finalisasi September 2026_Yudi | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas pengaruh kondisi pH terhadap efektivitas Nucleopolyhedrovirus (NPV) yang dienkapsulasi menggunakan kitosan dalam mengendalikan hama ulat grayak (Spodoptera litura). Ulat grayak merupakan hama utama pada berbagai tanaman pertanian di Indonesia, khususnya kedelai, yang sulit dikendalikan tanpa pestisida kimia. NPV menjadi alternatif biopestisida yang ramah lingkungan, namun memiliki kelemahan yaitu rentan terhadap kondisi lingkungan seperti pH, suhu, dan sinar UV. Oleh karena itu, digunakan teknik enkapsulasi dengan kitosan untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas virus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai kondisi pH terhadap mortalitas ulat grayak yang diinfeksi NPV terenkapsulasi. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan pH (3, 4, 5, 6, 8, 10, dan 12) dan 3 ulangan. Parameter utama yang diamati adalah persentase mortalitas dan nilai LT50 (waktu yang dibutuhkan untuk membunuh 50% populasi ulat). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan DMRT jika terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pH berpengaruh sangat nyata terhadap mortalitas ulat grayak. Mortalitas tertinggi terdapat pada perlakuan pH 8 (P5) sebesar 83,3%, sedangkan yang terendah pada pH 4 (P2) sebesar 40%. Secara umum, pH yang mendekati netral memberikan hasil terbaik karena mampu menjaga stabilitas virus. Kondisi pH yang terlalu asam atau terlalu basa menyebabkan degradasi virus sehingga menurunkan efektivitasnya. Selain itu, hasil analisis LT50 menunjukkan bahwa kecepatan kematian ulat juga dipengaruhi oleh pH. Perlakuan dengan waktu tercepat adalah pH 12 (P7) dengan LT50 3,72 hari, sedangkan yang paling lambat adalah pH 4 (P2) dengan LT50 8,10 hari. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun pH ekstrem dapat mempercepat kematian dalam beberapa kondisi, stabilitas dan efektivitas keseluruhan tetap lebih optimal pada pH mendekati netral. | |
| dc.description.sponsorship | Nilasari Dewi, S.Hut., M.Si. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15363 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Ulat Grayak | |
| dc.subject | Nucleopolihedrivirus | |
| dc.subject | Enkapsulasi | |
| dc.subject | Kitosan | |
| dc.title | Pengaruh kondisi pH pada NPV Terenkapsulasi Kitosan terhadap mortalitas ulat grayak (Spodoptera litura) | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 221510501059 - AWWADDIEN FIRDAUS ALZUHDIY - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 1.52 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221510501059 - AWWADDIEN FIRDAUS ALZUHDIY - BAB 1.pdf
- Size:
- 442.46 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221510501059 - AWWADDIEN FIRDAUS ALZUHDIY - BAB 2.pdf
- Size:
- 791.62 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221510501059 - AWWADDIEN FIRDAUS ALZUHDIY - BAB 3.pdf
- Size:
- 674.98 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 221510501059 - AWWADDIEN FIRDAUS ALZUHDIY - BAB 4.pdf
- Size:
- 622.69 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
