Analisis Teknis Tenggelamnya Kapal Ferry Ro-Ro di Selat Bali Menggunakan Metode ECFA Dan FTA
| dc.contributor.author | Fitri Kamilah | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-26T00:52:14Z | |
| dc.date.issued | 2025-05-10 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 26 Februari 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Insiden tenggelamnya kapal di Indonesia masih menjadi persoalan yang signifikan, terutama karena negara ini memiliki wilayah laut yang sangat luas dan banyak bergantung pada transportasi antarpulau. Kapal ferry jenis Roll-on Roll-off (Ro-Ro) menjadi salah satu alat transportasi vital, terutama di rute sibuk seperti Selat Bali. Sayangnya, tingginya aktivitas pelayaran di jalur tersebut tidak selalu diiringi dengan sistem keselamatan yang memadai. Dua peristiwa tenggelamnya kapal ferry di wilayah ini yakni KMP Rafelia II pada tahun 2016 dan KMP Yunicee pada tahun 2021 menjadi bukti adanya kelemahan dalam pengelolaan keselamatan pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan penyebab teknis dari kecelakaan kapal ferry Ro-Ro di Selat Bali dengan pendekatan yang sistematis. Selain itu, studi ini juga diarahkan untuk merumuskan strategi pencegahan berdasarkan hasil identifikasi akar masalah. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan keselamatan operasional kapal ferry di perairan dengan tingkat lalu lintas yang tinggi. Upaya mencapai tujuan tersebut digunakan dua metode analisis, yaitu Event and Causal Factor Analysis (ECFA) dan Fault Tree Analysis (FTA). ECFA digunakan untuk menggambarkan runtutan peristiwa yang terjadi sebelum dan selama kecelakaan, serta mengidentifikasi elemen-elemen penyebab dari berbagai aspek, seperti prosedur, peralatan, manusia, dan lingkungan. Hasil ECFA kemudian dikembangkan dalam bentuk pohon kesalahan (FTA), yang memetakan hubungan logis antara kejadian-kejadian penyebab hingga mencapai peristiwa utama yaitu tenggelamnya kapal. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa kelemahan dalam pengikatan muatan, kesalahan prosedur operasional, dan struktur kapal yang tidak sesuai standar merupakan penyebab dominan kecelakaan. Selain itu, kurangnya pengawasan dan pelatihan awak kapal turut memperbesar risiko. FTA menunjukkan adanya beberapa jalur penyebab yang saling berkaitan, yang jika salah satunya gagal dikendalikan, dapat mengarah pada kecelakaan besar. Sebagai bentuk tindak lanjut, penelitian ini menyarankan penerapan langkah-langkah pengendalian baik secara teknis maupun administratif. Perbaikan teknis meliputi evaluasi struktur kapal, pembaruan sistem pengikatan muatan, dan peningkatan sistem pemantauan kondisi kapal. Sementara itu, pada aspek administratif disarankan pelatihan rutin untuk awak kapal, pelaksanaan standar operasional secara konsisten, serta peningkatan pengawasan oleh otoritas pelabuhan. Kombinasi kedua pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat sistem keselamatan pelayaran dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Ir. Wazirotus Sakinah, S.Pd., M.T. Dosen Pembimbing Anggota: Rudianto, S.T.,M.T | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4546 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Kapal ferry | |
| dc.subject | Roll-on Roll-off (Ro-Ro) | |
| dc.subject | Bali Strait | |
| dc.subject | Analysis (ECFA) | |
| dc.subject | dan Fault Tree Analysis (FTA) | |
| dc.title | Analisis Teknis Tenggelamnya Kapal Ferry Ro-Ro di Selat Bali Menggunakan Metode ECFA Dan FTA | |
| dc.type | Other |
