Pengaruh Suku Bunga, Harga Emas, dan ISSI Terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Saham Syariah di Indonesia Periode 2019-2024
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh BI Rate, harga emas dunia (XAU/USD), dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Saham Syariah di Indonesia periode 2019–2024. Menggunakan metode kuantitatif eksplanatori, data sekunder berupa data panel bulanan (432 observasi) dikumpulkan melalui purposive sampling dari enam produk reksadana saham syariah dengan kriteria Assets Under Management (AUM) minimal Rp30 miliar. Analisis regresi data panel menggunakan EViews 13 menetapkan Random Effect Model (REM) sebagai metode estimasi terbaik berdasarkan hasil uji model. Hasil uji t menunjukkan bahwa BI Rate berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NAB, mendukung Teori Portofolio Modern terkait fenomena flight to safety investor ke instrumen berisiko rendah. Harga emas dunia juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NAB, mengonfirmasi Teori Safe Haven di mana investor melakukan penataan ulang portofolio (portfolio rebalancing) saat ketidakpastian pasar meningkat. Sebaliknya, ISSI berpengaruh positif dan signifikan, selaras dengan kerangka Capital Asset Pricing Model (CAPM) karena apresiasi harga pasar sahamsaham syariah yang mendominasi portofolio reksadana. Secara simultan (uji F), ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap NAB dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 49,60%. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya Manajer Investasi menerapkan strategi pengelolaan aktif (active stock-picking) guna meminimalkan risiko penurunan nilai aset akibat volatilitas ekonomi makro.
Description
:: Finalisasi repositori 14 Juli 2026_Kurnadi
