Pra-Rancangan Pabrik Furfural dari Tongkol Jagung Menggunakan Proses Supra yield dengan Kapasitas 14.000 Ton/Tahun

Abstract

Pabrik furfural berbahan baku tongkol jagung dirancang dengan kapasitas produksi sebesar 14.000 ton per tahun dan waktu operasi selama 330 hari per tahun. Kapasitas produksi harian mencapai 42,4243 ton per hari. Proses produksi terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan bahan baku, tahap hidrolisis dan dehidrasi, serta tahap pemurnian produk. Pada tahap awal, tongkol jagung dihancurkan hingga menjadi serbuk berukuran ±3 mm, kemudian dicampurkan dengan larutan asam sulfat berkonsentrasi 2%, dan selanjutnya diproses dalam reaktor jenis CSTR pada suhu 70°C dan tekanan 1 atm selama 1 jam untuk menghasilkan senyawa pentosa. Pentosa kemudian dikonversi menjadi furfural dalam reaktor jenis PFR pada suhu 220°C dan tekanan 100 psi selama 100 detik. Produk yang dihasilkan dimurnikan melalui proses ekstraksi menggunakan toluena, lalu dipisahkan melalui distilasi hingga diperoleh furfural dengan kemurnian sebesar 98%. Utilitas pendukung proses meliputi kebutuhan air proses sebesar 387.530,5239 kg/jam, steam sebesar 524.858,096 kg/jam, air pendingin sebesar 114.399,9518 kg/jam, listrik sebesar 566,8987 kWh, bahan bakar solar sebesar 132,3449 liter/jam, dan bahan bakar batubara sebesar 1.247,7764 kg/hari. Bentuk badan usaha yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan jumlah karyawan sebanyak 169 orang, yang terdiri atas karyawan shift dan non-shift. Berdasarkan hasil analisis ekonomi, diperoleh Annual Cash Flow (ACF) sebesar 20,9%, Pay Out Time (POT) selama 3,8 tahun, Rate of Return (ROR) sebesar 12,9%, dan Break Even Poin (BEP) sebesar 52%. Berdasarkan evaluasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pabrik furfural dengan kapasitas 14.000 ton per tahun layak untuk didirikan.

Description

DPU: Ansori, S.T., M.T.

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By