Proses Adopsi Inovasi Mesin Rajang Otomatis Tembakau Voor Oogst di Desa Candijati Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Penelitian ini mengkaji proses adopsi inovasi mesin rajang otomatis
tembakau Voor-Oogst oleh petani tembakau di Desa Candijati, Kabupaten Jember.
Inovasi ini hadir sebagai solusi teknologi pascapanen yang bertujuan untuk
meningkatkan efisiensi kerja petani, khususnya pada tahap perajangan tembakau.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan
menggunakan teori lima tahap adopsi inovasi dari Rogers (2003), yaitu:
pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, dan konfirmasi. Data diperoleh
melalui wawancara mendalam terhadap 15 informan yang seluruhnya telah
mengadopsi inovasi ini, baik melalui pembelian langsung maupun skema
penyewaan. Adopsi dilakukan dengan latar belakang pertimbangan efisiensi waktu
dan biaya, kemudahan operasional, serta kualitas hasil rajangan yang lebih baik.
Namun, tantangan teknis seperti perawatan mesin, ketajaman pisau, dan
keterbatasan daya listrik rumah menjadi hambatan dalam penggunaan jangka
panjang. Informasi mengenai keberadaan mesin ini umumnya diperoleh melalui
penyuluhan pertanian, pertemuan Gapoktan, serta komunikasi antarpetani yang
dipengaruhi oleh peran tokoh masyarakat sebagai opinion leader. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa inovasi mesin rajang otomatis tembakau Voor-Oogst telah
diadopsi secara menyeluruh oleh petani di Desa Candijati dan telah mencapai tahap
konfirmasi dalam proses adopsi. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan mesin
tersebut telah menjadi bagian dari kebiasaan dan strategi kerja petani tembakau
dalam meningkatkan produktivitas pascapanen mereka.
Description
Reupload File Repositori 28 Januari 2026_Maya
