Studi Struktur Lokal Ion Thorium (Th4+) pada Campuran Garam Cair FLiBe-ThF4 berbasis Simulasi Dinamika Molekuler
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Peningkatan kebutuhan energi global mendorong pengembangan sumber energi
alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan. Energi nuklir menjadi salah satu
solusi yang menjanjikan karena mampu menghasilkan energi dalam jumlah besar
dengan emisi karbon yang rendah. Salah satu teknologi reaktor generasi lanjut yang
sedang dikembangkan adalah Molten Salt Reactor (MSR), yang menggunakan
bahan bakar dalam bentuk garam cair. Sistem FLiBe (LiF-BeF2) yang
dikombinasikan dengan ThF4 sebagai sumber bahan bakar berbasis thorium
menjadi salah satu kandidat utama dalam pengembangan MSR. Namun,
karakteristik sistem ini sangat dipengaruhi oleh struktur lokal ionik yang terbentuk
dalam campuran tersebut, terutama interaksi antara ion thorium (Th4+) dan fluorida
(F-
). Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam mengenai struktur lokal untuk
memahami kestabilan dan perilaku sistem pada kondisi operasi tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur lokal ion Th4+ dalam
campuran FLiBe-ThF4 serta menginterpretasikan makna fisis dari fungsi distribusi
radial (RDF) dan bilangan koordinasi (CN) terhadap interaksi ionik dan tingkat
keteraturan struktur lokal pada variasi komposisi ThF4. Metode yang digunakan
adalah simulasi dinamika molekuler (molecular dynamics) dengan bantuan
perangkat lunak LAMMPS. Sistem diatur pada suhu 1173 K dengan variasi
komposisi ThF4 sebesar 5%, 10%, dan 20%. Analisis dilakukan dengan menghitung
RDF pasangan ion Th-F untuk memperoleh informasi distribusi jarak antarion, serta
perhitungan CN melalui integrasi RDF hingga batas minimum pertama sebagai
representasi kulit koordinasi terdekat menggunakan perangkat lunak python.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa jarak koordinasi terdekat antara ion
Th4+ dan F-
berada pada sekitar 2,2 Å untuk seluruh variasi komposisi, yang
mengindikasikan bahwa jarak interaksi dasar relatif tidak dipengaruhi oleh
perubahan komposisi. Namun demikian, tingkat keteraturan struktur lokal yang
ditunjukkan oleh tinggi puncak pertama (first peak) RDF mengalami perubahan,
yaitu meningkat pada komposisi 10% dan menurun pada komposisi 20%.
Fenomena ini menunjukkan bahwa peningkatan komposisi ThF4 tidak selalu diikuti
oleh peningkatan keteraturan struktur lokal. Bertambahnya jumlah ion Th4+
menyebabkan lingkungan ionik dalam sistem menjadi lebih kompleks sehingga
distribusi ion F-
di sekitar ion Th4+ menjadi lebih beragam. Hal ini menunjukkan
bahwa keteraturan struktur lokal paling tinggi terjadi pada komposisi 10% ThF4.
Analisis bilangan koordinasi menggambarkan bahwa nilai CN yang paling dominan
berada pada sekitar 7 ion F-
, yang berarti ion Th4+ umumnya dikelilingi oleh tujuh
ion F-
pada kulit koordinasi pertama. Meskipun demikian, nilai CN bervariasi dari
4 hingga 9, distribusi terbesar tetap berada pada kisaran CN 6 hingga 8 yang
menunjukkan adanya dinamika struktur lokal yang dipengaruhi oleh temperatur
tinggi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara
ion Th4+ dan F-
dalam sistem FLiBe-ThF4 didominasi oleh gaya tarik elektrostatik
yang kuat, sehingga menghasilkan struktur lokal yang teratur namun tetap dinamis
akibat pengaruh temperature tinggi. Kombinasi analisis RDF dan CN memberikan
gambaran yang komprehensif mengenai hubungan antara struktur lokal, interaksi
ionik, dan tingkat keteraturan struktur lokal dalam sistem. Selain itu, komposisi
10% ThF4 diidentifikasikan sebagai kondisi dengan keteraturan struktur lokal
paling tinggi dibandingkan variasi lainnya, sehingga dapat dianggap sebagai
kondisi optimum dalam pembentukan lingkungan koordinasi Th-F pada sistem
FLiBe-ThF4. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam
pengembangan bahan bakar cair berbasis thorium untuk reaktor garam cair generasi
lanjut
Description
Validasi file repositori 4 Agustus 2026_Firli
