Fenomena Sandwich Generation pada Tokoh Kaluna dalam Film Home Sweet Loan: Kajian Semiotika John Fiske

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena sandwich generation dalam film Home Sweet Loan karya Sabrina Rochelle Kalangie dengan menggunakan pendekatan semiotika John Fiske. Fenomena sandwich generation merujuk pada individu, khususnya generasi muda yang berada di antara dua generasi dan harus menanggung beban ekonomi terhadap orang tua dan saudara, sembari tetap mengurus kehidupan pribadinya. Tokoh utama Kaluna diposisikan sebagai individu sandwich generation yang menanggung kebutuhan domestik rumah (keluarganya), kelalaian finansial Abang, beban pekerjaan yang berlebihan (overwork), serta ekspektasi sosial. Analisis dilakukan pada tiga level semiotika: level realitas, yang mencakup kode visual seperti kostum, make-up, lingkungan, dan ekspresi tokoh; level representasi, yang memanfaatkan teknik sinematik seperti pencahayaan, pengambilan gambar, musik, dan setting naratif; serta level ideologi, kapitalisme, patriarki, dan kelas sosial membentuk trikotomi dominasi yang menghimpit Kaluna dalam siklus tanggung jawab ganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa film ini tidak hanya menghadirkan konflik personal, tetapi juga mengkritik sistem sosial melalui penggambaran tekanan pada sandwich generation. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa Film Home Sweet Loan menyampaikan pesan sosial yang kuat terkait ketidakadilan struktural yang dialami oleh sandwich generation. Dengan demikian, film ini dapat dipandang sebagai bentuk kritik sosial sekaligus refleksi atas kondisi generasi muda yang terjebak dalam siklus tanggung jawab terhadap keluarganya.

Description

Entry oleh Arif 2026 Februari 09

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By