Karakteristik Fisik dan Mutu Gizi Daging Analog dari Belalang Kayu (Valanga nigricornis) dan Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) Sebagai Produk Pangan Berprotein Tinggi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Daging merupakan bahan pangan hewani sebagai sumber protein yang
sangat disukai oleh masyarakat. Namun, konsumsi daging berlebihan
menyebabkan penyakit jantung dan stroke karena kandungan asam lemak jenuh
yang tinggi. Oleh karena itu, alternatif pangan dengan kandungan protein tinggi
dan rendah lemak sangat dibutuhkan, seperti daging analog. Daging analog yang
terbuat dari jamur tiram dan belalang kayu menjadi salah satu upaya untuk
menggantikan daging hewani. Penggunaan jamur tiram diharapkan membentuk
struktur berserat seperti daging, sedangkan belalang kayu dapat meningkatkan
kadar protein daging analog. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
variasi formulasi pasta belalang kayu dan jamur tiram terhadap karakteristik fisik
dan mutu gizi daging analog.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan
faktor perlakuan variasi formulasi pasta belalang kayu dan jamur tiram. Penelitian
dilakukan dengan 6 perlakuan dan pengulangan sebanyak 4 kali. Variasi formulasi
pasta belalang kayu dan jamur tiram yang digunakan dalam daging analog adalah
42%:0% (F1), 38%:4% (F2), 34%:8% (F3), 30%:12% (F4), dan 26%:16% (F5),
serta perlakuan kontrol yang terbuat dari daging ayam 42% (F0). Parameter
pengamatan yang digunakan, yaitu sifat fisik (warna dan tekstur) dan mutu gizi
(kadar air, kadar abu, kadar lemak, dan kadar protein).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai warna (lightness) semakin
tinggi dan nilai tekstur (hardness, chewiness, dan gumminess) semakin menurun
seiring dengan tingginya rasio jamur tiram. Sementara itu, seiring dengan rasio
jamur tiram yang tinggi dan pasta belalang kayu yang semakin rendah akan
menyebabkan kadar air dan kadar abu juga semakin tinggi, namun kadar lemak
dan kadar protein semakin menurun. Kadar lemak dan kadar protein daging analog yang dihasilkan sesuai dengan syarat mutu SNI 8503:2018 burger daging.
Selain itu, perbandingan karakteristik daging analog dengan patty ayam sebagai
berikut, warna daging analog lebih gelap dan tekstur lebih lunak dari patty ayam.
Daging analog juga mempunyai kadar air, kadar abu, kadar lemak lebih rendah,
dan kadar protein lebih tinggi daripada patty ayam
Description
Reaploud Repository February_agus
