Efektivitas Cao dan na2co3 Sebagai Koagulan Dalam Pengolahan Limbah Cair Daur Ulang Aki Bekas di PT X

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Abstract

PT X sebagai perusahaan daur ulang aki bekas menghasilkan limbah cair dari unit pemecahan aki (battery breaker) dengan tingkat kekeruhan yang tinggi serta mengandung partikel koloid tersuspensi, SO4 2-, dan logam berat Pb. Limbah tersebut perlu diolah sebelum digunakan kembali agar tidak mengganggu proses operasional dan menimbulkan pencemaran lanjutan. Proses koagulasi-flokulasi menggunakan CaO dan Na2CO3 merupakan salah satu alternatif pengolahan yang dapat diterapkan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mempelajari pengaruh jenis dan dosis koagulan serta kondisi pH terhadap penurunan kekeruhan, konsentrasi SO4 2-, dan Pb pada limbah cair aki bekas. Penelitian ini menggunakan sampel limbah cair yang diambil dari unit battery breaker PT X. Pengolahan limbah dilakukan menggunakan koagulan CaO dan Na2CO3 melalui proses koagulasi-flokulasi pada pH 7, 9, 11 serta dosis koagulan 0,75, 1,25 dan 1,75 % (m/v). Sampel hasil proses perlakuan dianalisis untuk mengevaluasi pengaruh jenis dan dosis koagulan serta pH terhadap efektivitas pengolahan limbah. Parameter yang diamati berupa kekeruhan, konsentrasi SO4 2- dan Pb. Kekeruhan diukur menggunakan turbidimeter, SO4 2- ditentukan dengan metode turbidimetri dengan pereaksi BaCl2 dan Pb ditentukan dengan spektrofotometer serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses koagulasi-flokulasi berlangsung optimal pada waktu pengendapan 90 menit untuk kedua jenis koagulan. Efektivitas pengolahan limbah cair dipengaruhi oleh jenis dan dosis koagulan serta kondisi pH yang digunakan. Koagulan CaO menurunkan kekeruhan lebih baik daripada Na2CO3 dengan kondisi optimum pada pH 7. Sedangkan Na2CO3 menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mempertahankan ion SO4 2- tetap berada dalam fase larutan dengan kinerja tertinggi pada pH 11. Penggunaan Na2CO3 jugamemberikan penurunan Pb yang cukup signifikan terutama pada pH 11. Analisis Pb pada penggunaan koagulan CaO menunjukkan adanya interferensi Ca sehingga data yang diperoleh tidak dapat disimpulkan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa masing-masing koagulan memiliki karakteristik dan efektivitas yang berbeda terhadap setiap parameter yang diamati. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan jenis koagulan dan kondisi operasi yang tepat berpengaruh terhadap efektivitas pengolahan limbah cair industri daur ulang aki bekas

Description

Finalisasi oleh Agus 21 Juli 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By