ubungan Antara Pola Konsumsi Makanan dan Minuman Manis, Aktivitas Fisik, dan Obesitas Sentral dengan Kejadian Prediabetes Pada Remaja

dc.contributor.authorAyu Paser Sungkowo Sugianto
dc.date.accessioned2026-04-13T02:05:22Z
dc.date.issued2025-07-16
dc.descriptionEntry oleh Arif 2026 April 13
dc.description.abstractSurvei Kesehatan Indonesia 2023 menyatakan bahwa prevalensi prediabetes secara nasional adalah 13,4%, sedangkan prevalensi prediabetes pada usia 15 – 24 tahun adalah sebesar 10,8%. Prediabetes dapat disebabkan oleh obesitas sentral, penumpukan lemak dapat menghalangi sensitifitas insulin. Prediabetes juga dapat disebabkan oleh aktivitas fisik yang rendah karena dapat mengganggu pelepasan insulin. Peningkatan gula darah berisiko dua kali lebih tinggi pada seseorang yang mengonsumsi makan dan minuman manis. Sebanyak 7,2 penderita prediabetes akan berkembang menjadi Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 dalam 5 tahun apabila tidak segera diberikan intervensi. Intervensi dapat diberikan dengan melalui peningkatan pengetahuan, perubahan gaya hidup, dan pengukuran antropometri.
dc.description.sponsorshipDPU : Sulistiyani, S.KM., M.Kes DPA : Ruli Bahyu Antika, S.KM., M.Gizi.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6856
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kesehatan Masyarakat
dc.subjectKesehatan
dc.titleubungan Antara Pola Konsumsi Makanan dan Minuman Manis, Aktivitas Fisik, dan Obesitas Sentral dengan Kejadian Prediabetes Pada Remaja
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
AYU PASER SUNGKOWO SUGIANTO - 212110102009.pdf
Size:
676.94 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: