Pengendalian Mutu Produk Okra Crispy Berbasis Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus: Kampung Edamame, Jember)
| dc.contributor.author | Novalia Jazimatur Rofikoh | |
| dc.date.accessioned | 2026-09-21T03:36:00Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-31 | |
| dc.description | Finalisasi oleh agus/September 2026 | |
| dc.description.abstract | Okra merupakan sayuran kaya nutrisi dengan tingkat produksi tinggi di Jember; namun, pemanfaatannya sebagai produk olahan pangan masih terbatas. Kampung Edamame, sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), telah mengembangkan produk "Enak-e" Okra Crispy, tetapi angka penjualannya masih tergolong rendah. Oleh karena itu, diperlukan analisis kepuasan pelanggan untuk mengidentifikasi atribut kualitas produk yang perlu diperbaiki. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi atribut produk yang dianggap penting oleh konsumen, menganalisis kepuasan pelanggan, menentukan faktor teknis yang memengaruhi kualitas produk, serta merumuskan rekomendasi perbaikan. Penelitian ini melibatkan 80 responden, dengan ukuran sampel yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Uji hedonik dilakukan untuk mengevaluasi atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur. Kepuasan pelanggan terhadap 13 atribut kebutuhan pelanggan dianalisis menggunakan *Customer Satisfaction Index* (CSI) dan *Importance–Performance Analysis* (IPA). Atribut prioritas yang diidentifikasi melalui IPA kemudian diterjemahkan ke dalam respons teknis menggunakan metode *Quality Function Deployment* (QFD) Tahap I dan Tahap II. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa rasa dan tekstur merupakan atribut yang paling disukai, sedangkan warna dan aroma masih memerlukan perbaikan. Nilai CSI sebesar 80% menunjukkan bahwa pelanggan merasa puas, dengan tingkat kesesuaian IPA rata-rata sebesar 94%. Sembilan atribut diidentifikasi sebagai prioritas pada Kuadran I dan II, meliputi tekstur renyah, kesesuaian harga, kemasan yang menarik dan informatif, kualitas bahan baku, higienitas produk, stabilitas penyimpanan, izin distribusi, fungsi *ziplock*, serta kemasan yang rapi dan higienis. Pada QFD Tahap II, enam respons teknis diterjemahkan menjadi persyaratan teknis yang spesifik dan terukur, dengan prioritas utama meliputi peningkatan produksi menjadi 100–150 kemasan per bulan, penggunaan kemasan *ziplock* aluminium foil 100 mikron, penyimpanan produk jadi pada suhu 25–30°C, penirisan minyak pada kecepatan 1.400 rpm selama 1,5–2 menit, penggorengan vakum pada suhu 80°C selama 2 jam, serta pencantuman petunjuk penyimpanan pada kemasan. Rekomendasi utama bagi Kampung Edamame adalah meningkatkan produksi hingga dua atau tiga kali lipat dari jumlah saat ini (50 kemasan per bulan), sembari meningkatkan efisiensi biaya kemasan dan menerapkan kondisi penyimpanan terkendali untuk menjaga kualitas produk hingga sampai ke tangan konsumen. | |
| dc.description.sponsorship | Dr. Ir.Yuli Wibowo, S.TP., M.Si.,IPM. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/15045 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknologi Pertanian | |
| dc.subject | Okra krispi | |
| dc.subject | kepuasan pelanggan | |
| dc.subject | CSI | |
| dc.subject | IPA | |
| dc.subject | QFD | |
| dc.title | Pengendalian Mutu Produk Okra Crispy Berbasis Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus: Kampung Edamame, Jember) | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- 221710301119 - NOVALIA JAZIMATUR ROFIKOH - TUGAS AKHIR.pdf
- Size:
- 2.17 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
