Analisis Pengendalian Kualitas Proses Produksi Batu Pecah Menggunakan Metode Six Sigma di PT KLM
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian kualitas proses produksi batu
pecah di PT KLM yang mengalami peningkatan persentase produk Defect dari
9,88% (2023) menjadi 11,99% (2024). Permasalahan utama meliputi
ketidakefektifan sistem pengendalian kualitas tradisional, minimnya pelatihan
SDM, dan ketidakstabilan proses produksi. Tujuan penelitian mencakup: (1)
mengevaluasi batas kendali Defect, (2) mengukur DPMO (Defect Per Million
Opportunities) dan Level Sigma, (3) mengidentifikasi akar penyebab Defect, serta
(4) merumuskan rekomendasi perbaikan. Metode penelitian menggunakan
pendekatan Six Sigma dengan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze,
Improve, Control). Data kuantitatif diperoleh dari laporan produksi Januari –
Desember 2024 (total 27.034,83 ton produksi, 3.241,56 ton Defect), sedangkan data
kualitatif meliputi wawancara dan observasi proses produksi. Alat analisis meliputi
diagram SIPOC untuk pemetaan proses, P – Chart untuk mengukur stabilitas, 5
Why Analysis untuk identifikasi akar masalah, dan FMEA (Failure Mode and Effect
Analysis) untuk memprioritaskan solusi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat
sigma 3,38 dengan DPMO 29.976, mengindikasikan 29.976 ton Defect per satu juta
kesempatan produksi. Analisis P - Chart menunjukkan 6 dari 12 sampel di luar
batas kendali, mencerminkan ketidakstabilan proses. Faktor dominan penyebab
Defect meliputi: kontrak dengan pemasok tidak mencantumkan spesifikasi
kedalaman pengambilan material (RPN 900), tidak adanya anggaran penggantian
alat penyaring (RPN 900), dan ketiadaan mesin Pre – Crusher (RPN 700).
Rekomendasi perbaikan mencakup revisi kontrak pemasok, penerapan High
Pressure Dust Suppression System, penyusunan SOP seleksi material, serta
pelatihan operator untuk menghindari Overload mesin. Kesimpulan penelitian
menegaskan bahwa metode Six Sigma efektif dalam mengidentifikasi akar masalah
dan menyusun solusi berbasis data. Implementasi rekomendasi diharapkan
mengurangi Defect Rate dan meningkatkan level sigma ke zona kompetitif industri.
Penelitian ini merekomendasikan integrasi Six Sigma sebagai budaya perusahaan
serta evaluasi berkala untuk mencapai perbaikan berkelanjutan.
Description
Dosen Pembimbing Utama : Drs. Eka Bambang Gusminto, M.M.
Dosen Pembimbing Anggota : Prof. Dr. Isti Fadah, M.Si.
