Visualization of The Fantastic in The Adaptation of Life of Pi by Ang Lee (2012)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rekonstruksi visual elemen fantastis dalam film adaptasi Life of Pi (2012) karya Ang Lee dari novel asli karya Yann Martel (2001). Dengan menggunakan landasan Teori Adaptasi dari Linda Hutcheon dan pendekatan struktural The Fantastic dari Tzvetan Todorov, penelitian ini mengkaji pergeseran narasi dari teks ke layar lebar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui teknik analisis komparatif tekstual dan visual. Data primer bersumber dari teks novel dan bingkai visual serta desain audio film Life of Pi, dengan fokus pada tiga elemen fantastis utama: samudra bioluminesens, pulau karnivora, dan harimau Bengal bernama Richard Parker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adaptasi secara sistematis menggantikan ambiguitas naratif dan keraguan pembaca berbasis teks (telling mode) menjadi kepastian visual yang konkret (showing mode). Ang Lee secara konsisten menerapkan filosofi estetika yang mengikat elemen-elemen mustahil tersebut pada hukum fisika air, simulasi partikel digital, akurasi biologis, dan anatomi hewan yang nyata demi menjaga kredibilitas emosional cerita. Formulir estetika baru berupa "believable impossibility" (ketidakmungkinan yang tepercaya) ini terbukti dibentuk oleh konvergensi kematangan teknologi CGI dan sinematografi 3D sebagai bahasa dimensi spasial pada tahun 2012, tuntutan pasar komersial Hollywood akan tontonan visual universal, serta konteks budaya pasca-9/11 yang mencari pemaknaan kebenaran spiritual majemuk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel dan film Life of Pi berfungsi sebagai dua produk karya seni yang paralel, setara, dan sepenuhnya mandiri tanpa harus saling bersandaran satu sama lain.

Description

Validasi file repositori 6 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By