Efektivitas Penerapan Modul Proses Pengeringan Teh Bunga Mawar Pada Pokok Bahasan Suhu dan Kalor Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Respon Siswa di SMA
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Kehidupan sehari-hari tidak terlepas dari konsep-konsep fisika, salah satu
contohnya pada konsep suhu dan kalor. Namun, berdasarkan fakta yang telah
ditemukan disekolah menunjukkan bahwa tingkat pemahaman dan hasil belajar
siswa pada materi suhu dan kalor tergolong cukup rendah. Salah satu penyebab
kegagalan siswa dalam memahami fisika adalah karena mereka belum mengetahui
cara belajar yang efektif dan efisien. Untuk mengatasi permasalahan tersebut,
diperlukan adanya inovasi dalam proses pembelajaran. Salah satu bentuk inovasi
yang dapat digunakan sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar adalah modul
pembelajaran fisika berbasis kontekstual. Potensi lokal yang bisa dimanfaatkan
sebagai media pembelajaran adalah proses pengeringan teh bunga mawar yang ada
di daerah Jember. Proses tersebut relevan dengan konsep suhu dan kalor dalam
fisika, sehingga dapat digunakan untuk membantu siswa memahami materi secara
lebih nyata dan menyenangkan. Modul pembelajaran yang digunakan dengan
mengkaji konsep suhu dan kalor pada proses pengeringan teh bunga mawar berupa
modul pembelajaran fisika berbasis kontekstual. Penelitian ini dilakukan dengan
tujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan modul pembelajaran dalam
meningkatkan hasil belajar siswa di SMA, serta menganalisis respon siswa setelah
penerapan modul suhu dan kalor pada proses pengeringan teh bunga mawar.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre
eksperiment. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah One
Group Pretest-Posttest Design. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SMA
Negeri 3 Jember. Data hasil belajar diperoleh melalui tes pretest dan posttest,
sedangkan data respon siswa dikumpulkan melalui angket. Analisis data hasil
belajar dilakukan menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Sementara itu, data respon dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase.
Description
Dosen Pembimbing Utama ; Dr. Trapsilo Prihandono, M.Si., M.C.E.
Dosen Pembimbing Anggota ; Firdha Kusuma A. A, S.Si., M.Si., M.C.E
