Pengaruh Metode Pembelajaran Kumon Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pembelajaran Matematika Materi Perkalian dan Pembagian Kelas 3 SDN Sumbersari 3 Maesan Bondowoso
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan guru di
sekolah. Matematika dapat ditemui di sekolah dasar (SD), sekolah menengah
pertama (SMP), maupun sekolah menengah atas (SMA). Penguasaan di bidang
matematika khususnya di SD mengalami permasalahan yang mengakibatkan
rendahnya hasil belajar peserta didik karena kurangnya pemahaman peserta didik
dalam proses belajar, pernyataan tersebut didapatkan melalui wawancara pada salah
satu guru kelas 3 di SDN Sumbersari 3 Maesan Bondowoso, bahwa masih banyak
peserta didik yang kurang paham dalam mengerjakan beberapa soal matematika
terutama dalam materi perkalian dan pembagian hal ini disebabkan peserta didik
belum memahami konsep dasar matematika yaitu penjumlahan dan pengurangan
hal ini berpengaruh dalam mengerjakan soal matematika yang melibatkan operasi
hitung. Metode yang digunakan pada saat berlangsungnya pembelajaran secara
konvensional adalah menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan mencatat
materi yang di sampaikan. Wawancara juga dilakukan kepada beberapa peserta
didik untuk mengetahui penyebab banyaknya hasil belajar matematika yang rendah
disebabkan karena masih banyak peserta didik yang tidak menyukai pembelajaran
matematika. Banyaknya peserta didik mengatakan bahwa pelajaran matematika itu
sangatlah sulit karena peserta didik harus bisa menghitung dan juga menghafal.
Berdasarkan permasalahan yang diperoleh melalui wawancara tersebut
dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kurang efektif dalam proses belajar
khususnya di dalam pelajaran matematika yang menyebabkan peserta didik tersebut
cepat merasa bosan pada pelajaran matematika akibat kelelahan menulis materi
pelajaran. Kesimpulan mengenai rendahnya hasil belajar pelajaran matematika pada peserta didik juga disebabkan oleh pemilihan metode pembelajaran yang
kurang tepat. Penting bagi guru untuk memilih metode pembelajaran yang tepat
agar tercapaikan tujuan pembelajaran. Pemilihan metode pembelajaran dalam
proses kegiatan pembelajaran yang beragam dapat meningkatkan keberhasilan guru
dalam mengajar.
Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2023-2024.
Jenis penelitian quasi eksperimen mengharuskan memiliki dua grup yaitu grup
kontrol dan grup eksperimen. Pada penelitian ini, peserta didik di kelas 3A sebagai
grup kontrol (tidak diberi perlakuan/ konvensional) dan peserta didik kelas 3B
sebagai grup eksperimen (yang diberi perlakuan yaitu dengan metode pembelajaran
Kumon). Responden berjumlah 26 orang yang terdiri dari kelas kontrol 3A
sebanyak 13 orang dan kelas eksperimen 3B sebanyak 13 orang. Uji validitas isi
pada penelitian ini menggunakan alat yaitu SPSS dengan rumus Alpha Cronbach
yang didasarkan pada nilai Corrected item-total correlation pada output dengan
ketentuan p> 0,30 yang berarti item soal valid. Terdapat 2 uji validitas instrumen
pada penelitian ini, yakni uji validitas oleh para ahli dan empirik. Berdasarkan hasil
yang telah diperoleh, selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel kriteria uji validitas
kelayakan instrumen tes. Dapat diketahui bahwa instrumen tes dapat digunakan,
karena masuk dalam kategori “Sangat Layak” yang berada pada rentang skor 81 <
Valpro ≤ 100.
Berdasarkan hasil koefisien reliabilitas, diperoleh angka sebesar 0,949.
Dilihat dari tabel penafsiran hasil uji reliabilitas tes, dapat diketahui bahwa
koefisien reliabilitas tersebut termasuk ke dalam kategori “Sangat Tinggi”.
Dilakukan analisis data nilai pre-test dan post-test dengan melakukan uji
homogenitas, uji normalitas, uji t, dan uji ER. Hasil uji homogenitas dengan Levene
yang dilakukan menggunakan tool SPSS versi 25, dapat disimpulkan bahwa
signifikansi (sig) pada Based on Mean yaitu sebesar 0,253 > 0,05 maka data
homogen dengan begitu dapat dilanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu uji normalitas
dengan bantuan tool berupa SPSS versi 25 menggunakan uji normalitas shapirowilk karena jumlah sampel kurang dari 100.
dapat diketahui bahwa nilai signifikansi seluruh test pada seluruh kelas > 0,05 dan dapat disimpulkan bahwa data
berdistribusi normal. Berdasarkan hasil uji t, didapatkan signifikansi sigmoid diatas 0,05 yaitu
0,015 pada grup kontrol dan 0,016 pada grup eksperimen. Hasil t hitung yaitu 9,897 dan t tabel 2,063 t hitung >
t tabel maka H a diterima dan hipotesis nihil (H0) ditolak,
sehingga diketahui terdapat pengaruh metode pembelajaran kumon. Kesimpulan
dari semua hasil pengujian adalah terdapat pengaruh metode pembelajaran kumon
terhadap hasil belajar peserta didik pembelajaran matematika materi perkalian dan
pembagian kelas 3 SDN Sumbersari 3 Maesan Bondowoso.
Description
Reupload file repositori 23 januari 2026_Kurnadi
