Analisis Kebermanfaatan Omzet Pajak UMKM sebagai Perwujudan Kepatuhan Sukarela (Studi Kasus pada Pelaku UMKM Kabupaten Jember)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, yang menyumbang secara signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penciptaan lapangan kerja. Kebijakan pajak berupa penurunan tarif pajak final menjadi 0,5% dirancang untuk meringankan beban pelaku UMKM, meningkatkan daya saing, dan mendorong kepatuhan sukarela mereka. Namun, rendahnya kepatuhan sukarela masih menjadi isu yang perlu diteliti lebih lanjut, terutama dalam memahami hubungan antara penyesuaian omzet pajak dan perilaku kepatuhan UMKM. Penelitian ini menggunakan metode kausalitas Granger untuk mengukur hubungan dua arah antara Omzet pajak UMKM dan kepatuhan sukarela, dengan menggunakan data omzet bulanan dan pajak yang dibayarkan oleh empat UMKM selama periode 2021 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan kausalitas dua arah antara Omzet pajak UMKM dan kepatuhan sukarela. Omzet pajak yang dibayarkan lebih rendah dapat meningkatkan kepatuhan sukarela UMKM, sedangkan tingginya kepatuhan sukarela memengaruhi pemerintah dalam menetapkan kebijakan tarif pajak yang lebih adil. Hasil ini mendukung teori dua-faktor Herzberg, di mana tarif pajak yang lebih rendah berperan sebagai faktor higienis untuk mengurangi ketidakpuasan, sementara rasa tanggung jawab pajak berfungsi sebagai faktor motivasi yang mendorong kepatuhan sukarela. Penelitian ini memberikan kontribusi baik secara teoretis maupun praktis. Secara teoretis, penelitian ini mengisi kekosongan studi yang membahas hubungan kausalitas antara omzet pajak dan kepatuhan sukarela di sektor UMKM. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pemerintah untuk merancang kebijakan perpajakan yang lebih inklusif, responsif, dan adil, guna mendukung keberlanjutan UMKM sekaligus meningkatkan penerimaan negara. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti jumlah sampel yang terbatas dan kurangnya kesediaan pelaku UMKM untuk membuka informasi terkait omzet mereka. Peneliti berikutnya diharapkan dapat memperluas jumlah sampel serta menambahkan variabel lain yang relevan untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih komprehensif.

Description

Repo 28 Juli 2026_ Rudy K Validasi file repositori 28 Juli 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By