Skrining Aktinomisetes Pemfiksasi Nitrogen Asal Rhizosfer Dehaasia Pugerensis di Kawasan Bandealit
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Dehaasia pugerensis merupakan salah satu tumbuhan famili Lauraceae yang endemik di Kabupaten Jember dengan status konservasi Critically Endangered (CR) atau terancam punah karena terganggunya siklus biogeokimia tanah, salah satunya yaitu siklus nitrogen. Tumbuhan tidak dapat menyerap nitrogen secara langsung, sehingga perlu adanya proses fiksasi nitrogen secara biologis untuk mengubah nitrogen menjadi amonia dan nitrat. Fiksasi nitrogen secara biologis dibantu oleh mikroorganisme tanah salah satunya yaitu bakteri yang dikelompokkan menjadi dua, yaitu bakteri simbiosis dan bakteri non-simbiosis. Bakteri pemfiksasi nitrogen simbiosis hidup berasosiasi dengan tumbuhan inang dengan membentuk bintil akar sebagai pusat aktivitas fiksasi nitrogen, sedangkan bakteri pemfiksasi nitrogen non-simbiosis mampu mengikat nitrogen tanpa berasosiasi dengan organisme lain dan hidup bebas di tanah dan rizosfer. Bakteri pemfiksasi nitrogen yang terdapat di rizosfer salah satunya yaitu aktinomisetes. Aktinomisetes dapat melakukan fiksasi nitrogen karena memiliki aktivitas enzim nitrogenase yang dapat mengubah nitrogen menjadi amonia yang dapat diserap oleh tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan aktinomisetes asal rizosfer D. pugerensis yang berpotensi dalam melakukan fiksasi nitrogen. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu peremajaan 32 isolat aktinomisetes pada media ISP-4 (International Streptomyces Project-4), skrining isolat aktinomisetes pemfiksasi nitrogen berdasarkan kemampuan pertumbuhannya pada media NFB (Nitrogen-Free Bromothymol blue) solid dan identifikasi parsial morfologi makroskopis. Isolat aktinomisetes sebanyak 32 isolat aktinomisetes diremajakan dengan metode gores dan diinkubasi selama 7 hari di suhu ruang. Skrining isolat aktinomisetes pemfiksasi nitrogen berdasarkan kemampuan pertumbuhannya pada media NFB solid dilakukan dengan metode gores dan diinkubasi selama 7 hari. Identifikasi parsial morfologi makroskopis dilakukan terhadap 3 isolat terbaik
Description
Finalisasi 31 Agustus 2026_Yudi
