Pengembangan Desa Wisata Rowosari Melalui Pendekatan Quadruple Helix

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Pariwisata merupakan sektor yang berpotensi tinggi untuk dapat dikembangkan. Salah satu sektor pariwisata yang berkembang sangat pesat adalah Desa Wisata. Desa wisata yang telah mengupayakan pengembangan yakni Desa Wisata Rowosari yang bertepat di Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Proses pengembangan desa wisata tidak terlepas dari adanya pasokan, permintaan, permasalahan, maupun kesempatan. Pengembangan Desa Wisata Rowosari terbentuk dari adanya permintaan. Untuk menganalisis upaya pengembangan desa wisata dapat dilihat berdasarkan enam komponen pengembangan pariwisata (6A) dari Buhalis, 2000. Komponen tersebut terdiir dari Attractions (Daya Tarik), Aceessibilities (Aksesibilitas), Amenities (Fasilitas Pendukung), Activity (Aktivitas), Available Package (Paket Wisata), dan Ancillary Service (Layanan Tambahan). Namun dalam upaya pengembangan tersebut mengalami permasalahan yakni kurangnya dukungan baik dari segi pendampingan maupun pendanaan. Pengembangan desa wisata memerlukan sinergitas dan keterlibatan dari berbagai pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan pihak-pihak dalam upaya pengembangan Desa Wisata Rowosari di Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Untuk menganalisis peran pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan desa wisata ini menggunakan model Quadruple helix. Model ini menuntut sinergitas peran empat aktor yakni Pemerintah, Akademisi, Bisnis, dan Media untuk menjalin kolaborasi yang baik dalam upaya pengembangan desa wisata di Desa Rowosari. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dua triangulasi yakni sumber dan teknik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan upaya pengembangan yang telah dilakukan berjalan dengan baik namun peran masing-masing aktor Quadruple helix dalam upaya pengembangan Desa Wisata Rowosari masih belum berjalan dengan optimal. Masing-masing aktor belum menjalin kerjasama secara sinergis.

Description

Reupload Repository 3 Februari 2026_Hasim/Firdiana

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By