Analisis Kesiapan Dan Penerimaan Pengguna J-silakonmenggunakan Technology Readinessand Acceptance Model (TRAM): Perspektifoperator Sekolah Dasar Se-kabupaten Jember
| dc.contributor.author | Didana Putra Arizona | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-11T01:50:39Z | |
| dc.date.issued | 2024-01-17 | |
| dc.description | Reaploud Repository February_Hasyim | |
| dc.description.abstract | Penggunaan Teknologi Informasi di dalam sistem pemerintahan telah menjadi krusial untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan publik. Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) diterapkan secara luas di seluruh instansi pemerintah Indonesia dengan tujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Kabupaten Jember telah mengadopsi aplikasi J-SiLAKON untuk mengelola administrasi kepegawaian secara digital. Namun, masih terdapat tantangan dalam penerimaan dan penggunaan aplikasi ini oleh sebagian operator yang masih memilih cara manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kesiapan dan penerimaan pengguna terhadap J-SiLAKON menggunakan pendekatan Technology Readiness and Acceptance Model (TRAM). Metode penelitian ini menggunakan kuesioner dan analisis statistik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dan persepsi kegunaan (perceived usefulness) J-SiLAKON. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas dan penerimaan aplikasi tersebut. Penelitian dilakukan di Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Jember selama lima bulan, mulai dari Februari hingga Juni 2024. Metodologi kuantitatif dengan pendekatan positivisme digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Sampel penelitian diambil menggunakan metode Simple Random Sampling terhadap 277 operator. Instrumen penelitian yang digunakan telah diuji validitas, reliabilitas, serta konvergen dan diskriminan. Analisis data menunjukkan bahwa tingkat kesiapan teknologi operator tergolong rendah berdasarkan Technology Readiness Index (TRI). Hasil dari analisis structural model menunjukkan bahwa optimisme dan inovasi berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan ketidaknyamanan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap persepsi kemudahan penggunaan dan kegunaan J-SiLAKON. Selain itu, persepsi kemudahan penggunaan dan kegunaan tersebut secara positif dan signifikan mempengaruhi niat penggunaan aplikasi J-SiLAKON | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Beny Prasetyo, S.Kom., M.Kom Dosen Pembimbing Anggota : Fahrobby Adnan S.Kom., M.MSI | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2748 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Komputer | |
| dc.subject | TRAM | |
| dc.subject | Readiness | |
| dc.subject | J-SiLAKON | |
| dc.subject | Acceptance | |
| dc.title | Analisis Kesiapan Dan Penerimaan Pengguna J-silakonmenggunakan Technology Readinessand Acceptance Model (TRAM): Perspektifoperator Sekolah Dasar Se-kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
