Perbandingan Cox Extended dan Regresi Weibull Untuk Menganalisis Ketahanan (Keutuhan) Berumah Tangga
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Analisis ketahanan hidup atau yang biasa disebut analisis survival
merupakan kumpulan metode statistika dimana variabel yang diperhatikan adalah
waktu sampai terjadinya peristiwa (event). Kejadian dalam penelitian ini adalah
bercerai, Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Cox Extended
dan regresi Weibull sebagai pembanding. Metode Cox Extended adalah model
semi parametrik yang sering digunakan pada penyelesaian masalah analisis
survival, sedangkan
Regresi Weibull adalah metode yang memanfaatkan
distribusi Weibull sebagai dasar pemodelan untuk data survival. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahu faktor apa saja yang berpengaruh signifikan
terhadap kasus perceraian di Pengadilan Negeri Jember.
Langkah yang dilakukan pada penelitian ini untuk mdoel pertama adalah
mendeskripsikan karakteristik data kasus perceraian, menganalisis Kurva Kaplan
Meier dan Uji Log-Rank, membuat model Cox , seleksi model terbaik model Cox,
dan interpretasi Hazard Ratio model Cox. Model yang kedua tidak jauh beda
setalah Uji Log-Rank membuat melakukan Uji Multokolinieritas, Uji Anderson
Darling, membuat model Weibull, Seleksi model terbaik model Weibull, dan
intepretasi Hazard Ratio model Weibull. Permasalahan yang akan dicari solusinya
yaitu menentukan model analisis katahanan keutuhan berumahtangga dengan
faktor-faktor yang berpengaruh. Variabel prediktor yang digunakan ialah Ekonomi
(𝑋1), Selingkuh (𝑋2), Keturunan (𝑋3), Pertengkaran (𝑋4), Pisah Rumah (𝑋5),
Nafkah (𝑋6), Kdrt (𝑋7), Perbedaan Agama (𝑋8).
Penelitian ini menggunakan data perceraian sebanyak 80 data. Berdasarkan
analisis deskriptif karakteristika pasien dengan kejadian berceraia yaitu sebanyak
68 kasus. Probabilitas ketahanan keutuhan berumahtangga pasangan menikah
akan semakin mengecil seiring bertambang usia pernikahan hal tersebut sesuai
dengan Kurva Kaplan Meier yang terbentuk. Hasil uji log-rank menunjukan
bahwa variabel yang memiliki nilai p-value < 0,05 adalah ekonomi, selingkuh,
pisah rumah, nafkah, kdrt, dan perbedaan agama artinya variabel tersebut terdapat
perbedaan antara kurva ketahanan Kaplan Meier. Variabel keturunan dan
pertengkaran tidak terdapat perbedaan antara Kurva Kaplan Meier. Pada asumsi
Proportional Hazard karena terdapat variabel yang tidak memenuhi maka model
di perluas menggunak model Cox Extended. Berdasarkan hasil analisis model Cox
Extended dan model Weibull faktor yang berpengaruh signifikan ialah selingkuh.
Hasil estimasi parameter model terbaik dari Cox Extended dan Weibull ialah: Model ketahanan keutuhan rumah tangga metode Cox Extended
ℎ(𝑡) = ℎ0(𝑡)exp(11,27 selingkuh – 4,062 (selingkuh × log𝑇)
Model ketahanan keutuhan rumah tangga metode Regresi Weibull
�
�(𝑡|𝑥) = exp(−exp (3,093 ekonomi + 2,187 selingkuh + 0,234
keturunan)𝑡)𝛼
Interpretasi nilai hazard ratio untuk variabel selingkuh ialah pasangan yang
melakukan tindakan perselingkuhan memiliki resiko cerai sebesar 19,63 kali lebih
besar jika dibandingkan dengan pasangan yang memiliki tidak melakukan
perselingkuhan.
Description
Reupload file repositori 18 februri 2026_PKL Fani/Firli
