Implementasi Mirror Therapy pada Pasien Stroke Nonhemoragik dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik di Ruang Melati RSWK Lumajang
| dc.contributor.author | Alya Nur Azzahra | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-09T12:10:10Z | |
| dc.date.issued | 2026-05-18 | |
| dc.description | Finalisasi Maya_09 Juli 2026 | |
| dc.description.abstract | Stroke sampai saat ini masih menjadi isu kesehatan global yang menduduki tiga besar penyebab mortalitas dan disabilitas. Penyakit ini terjadi karena adanya sumbatan pada pembuluh darah diotak sehingga menghambat fungsi saraf dan otot (neuromuscular). Pada kondisi tersebut, 70-80% penderita stroke non hemoragik mengalami penurunan mobilitas fisik berupa disfungsi motorik. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mobilitas fisik adalah mirror therapy. Tujuan tugas akhir ini yaitu mengeksplorasi implementasi mirror therapy pada pasien stroke non hemoragik dengan masalah gangguan mobilitas fisik di Ruang Melati RSWK Lumajang. Desain laporan tugas akhir ini menggunakan metode studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah Tn. M. yang dirawat di Ruang Melati RSWK Lumajang dengan diagnosis stroke iskemik/non hemoragik, mengalami hemiparesis dextra, composmentis dan bersedia menjadi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tn. M. mengalami 100% tanda gejala mayor serta 2 tanda minor. Intervensi yang diberikan berupa mirror therapy yang terdiri dari gerakan adaptasi, gerakan dasar, gerakan variasi dan kombinasi (shaping) yang dilakukan 1x/hari selama 15 menit dengan frekuensi 6 hari. Hasil implementasi selama 6 hari menunjukkan adanya peningkatan mobilitas fisik pasien. Skor awal MMT pada ekstremitas kanan atas hanya 1 pada wrist extensor, meningkat menjadi 2 pada wrist extensor, 1 pada Elbow flexor dan shoulder abductor. Rentang gerak (ROM) juga meningkat dengan hasil pengukuran LGS ekstremitas atas kanan pada pergelangan tangan flexi 10⁰ ektensi 5⁰, gerakan terbatas menurun dan kelemahan fisik menurun. Dari hasil tersebut partisipan dan keluarga diharapkan dapat melanjutkan intervensi mirror therapy secara mandiri dan perawat dapat menerapkan intervensi mirror therapy pada pasien stroke lainnya untuk meningkatkan mobilitas fisik. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk menganjurkan pasien dan keluarga melakukan latihan secara mandiri sejak awal pertemuan setelah diajarkan. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Indriana Noor Istiqomah, S.Kep.Ners, M.Kep. DPA : Mashuri, S.Kep.Ners, M.Kep. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/10953 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | Gangguan Mobilitas Fisik | |
| dc.subject | MMT | |
| dc.subject | Stroke Non Hemoragik | |
| dc.subject | Mirror Therapy | |
| dc.title | Implementasi Mirror Therapy pada Pasien Stroke Nonhemoragik dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik di Ruang Melati RSWK Lumajang | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- LAPORAN SEMHAS TA ALYA NUR AZZAHRA FIKS NITRO.pdf
- Size:
- 2.08 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
