Hubungan Perilaku Perawatan Kaki dengan Risiko Ulkus Diabetik pada Petani Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Puskesmas Kalisat 

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit tidak menular yang dapat mengakibatkan terjadinya komplikasi mikrovaskuler dan makrovaskuler. Penderita diabetes melitus mempunyai resiko terjadinya komplikasi salah satunya risiko ulkus diabetik, yang sering kali tidak disadari dan diabaikan oleh penderitanya karena hilangnya sensasi nyeri akibat penurunan sensasi sensorik. Ulkus diabetik ini akan dapat mengalami perburukan kondisi ketika pasien tidak melakukan perawatan ulkus dengan tepat. Pada kelompok petani, aktivitas bertani (mengolah tanah hingga membajak) sering kali dilakukan tanpa alas kaki. Hal ini meningkatkan risiko cedera akibat alat pertanian, benda tajam, gigitan binatang, atau terendam lumpur dalam waktu lama. Selain itu, ditambah adanya kontrol gula yang kurang baik mengakibatkan terjadinya penurunan sensasi sensorik ataupun sensasi proteksi sehingga rentan mengalami cedera dan berlanjut menjadi ulkus diabetik. Oleh karena itu, perilaku perawatan kaki diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut penderita diabetes melitus seperti ulkus diabetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara Perilaku Perawatan Kaki dengan Risiko Ulkus Diabetik pada Petani Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Puskesmas Kalisat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelational cross-sectional. Sampel penelitian pada penelitian ini adalah 84 responden petani penderita diabetes mellitus tipe 2 di Wilayah Puskesmas Kalisat. Penghitungan sampel dilakukan dengan menggunakan perhitungan G*Power. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi: Pasien diabetes mellitus tipe 2 yang terdaftar di wilayah kerja Puskesmas Kalisat, pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan pekerjaan sebagai petani, pasien diabetes melitus tipe 2 yang dapat berkomunikasi dengan baik, dan pasien diabetes mellitus tipe 2 yang berkenan menjadi responden dibuktikan dengan informed consent. Pengukuran variabel, dilakukan dengan menggunakan kuesioner Nottingham Assessment of Functional Foot Care (NAFF) untuk menilai perilaku perawatan kaki dan Inlow’s 60-Second Diabetic Foot Screen Screening Tool untuk mengetahui tingkat risiko ulkus diabetik.

Description

Finalisasi 31 Agustus 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By