Hubungan Paparan Asap dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) pada Anak Usia 0-5 Tahun di Wilayah Pertanian Kecamatan Panti Kabupaten Jember
| dc.contributor.author | Vivi Oktaviana Wulandari | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-18T03:01:07Z | |
| dc.date.issued | 2020-01 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 18 Mei 2026_Kholif Basri Validasi file repositori 11 Juni 2026_Dea_Firli | |
| dc.description.abstract | Penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita (Mahendra, 2019). Penyebab terjadinya ISPA berkaitan dengan kondisi lingkungan di dalam rumah (Christiana, 2018). Rumah tangga pedesaan di Indonesia terutama dikalangan petani, diperkirakam 24,5 juta rumah tangga masih bergantung pada bahan bakar tradisional terutama kayu sebagai bahan bakar memasak (Bank Dunia, 2013). Selain itu kebiasaan merokok di dalam rumah juga menjadi salah satu kontribusi tinggi buruknya kualitas udara didalam rumah. Indonesia merupakan negara tropis dengan iklim panas dan lembab sehingga digemari untuk hidup dan berkembang biak oleh nyamuk, obat nyamuk bakar menjadi salah satu potensi sebagai pengusir nyamuk terutama di kalangan pedesaan alasannya karna murah dan awet. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan paparan asap dengan kejadian ISPA pada anak usia 0-5 tahun di Wilayah pertanian Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Desaian Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan menggunakan statified random sampling dan didapatkan 240 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner pemantauan kualitas udara didalam ruang. Penelitian dilakukan pada bulan 10 September – 10 Oktober 2019. Uji etik penelitian No.551/UN25.8/KEPK/DL/2019. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa jenis bahan bakar memasak menggungunakan kayu sebanyak 63,3% Hasil uji chi-square diperoleh nilai (χ2 = 5,813; p-value = 0,016) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara paparan asap kayu bakar dengan kejadian ISPA pada anak usia 0-5 tahun. Keluarga yang terdapat perokok aktif sebanyak 75,8%. Hasil uji chi-square diperoleh nilai (χ2 = 9,094; p-value = 0,004) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada anak usia 0-5 tahun. Keluarga yang memiliki kebiasaan menggunakan obat nyamuk bakar didalam rumah sebanyak 68,3%. Hasil uji chi square diperoleh nilai (χ2 =4,929; p value = 0,037) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara paparan asap obat nyamuk dengan kejadian ISPA pada anak usia 0-5 tahun. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan anatara paparan asap kayu bakar, asap rokok dan asap obat nyamuk bakar dengan kejadian ISPA pada anak usia 0-5 tahun di Wilayah pertanian Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya ISPA dengan menjaga kualitas udara didalam rumah dengan upaya memberikan cerobong asap di ruang dapur, tidak membawa anak ke dapur dalam aktifitas memasak, tidak merokok didalam rumah dan merubah kebiasaan mengusir nyamuk menggunakan obat nyamuk bakar dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Latifa Aini S, S.Kp., M.Kep., Sp.Kom Dosen Pembimbing Anggota : Ns. Tantut Susanto, M.Kep.,Sp.Kom., Ph.D | |
| dc.identifier.issn | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9304 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keperawatan | |
| dc.subject | infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) | |
| dc.subject | lingkungan | |
| dc.subject | petani | |
| dc.subject | bahan bakar tradisional | |
| dc.subject | kebiasaan merokok | |
| dc.title | Hubungan Paparan Asap dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) pada Anak Usia 0-5 Tahun di Wilayah Pertanian Kecamatan Panti Kabupaten Jember | |
| dc.type | Other |
