Efektivitas penerapan Zona Emosi terhadap proses pembelajaran peserta didik kelas 3A SD Labschool FKIP Universitas Jember

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah dasar merupakan interaksi antara guru dan peserta didik yang bertujuan mencapai tujuan pembelajaran melalui kegiatan belajar yang terencana (Aminah et al., 2022). Keberhasilan proses pembelajaran dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya keaktifan peserta didik, interaksi antara guru dan peserta didik, keterlibatan emosional peserta didik, serta suasana kelas yang mendukung berlangsungnya proses pembelajaran (Qibranfebbyana et al., 2026). Selain berorientasi pada pencapaian aspek kognitif, proses pembelajaran juga perlu memperhatikan perkembangan sosial dan emosional peserta didik. Kemampuan peserta didik dalam mengenali dan mengelola emosi berperan penting dalam mendukung keterlibatan peserta didik selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Peserta didik yang mampu mengelola emosinya cenderung lebih siap mengikuti pembelajaran, sedangkan peserta didik yang mengalami kesulitan mengelola emosi berpotensi menunjukkan keterlibatan belajar yang kurang optimal (Aprilia & Yoenanto, 2022). Berdasarkan hasil observasi awal di kelas 3A SD Labschool FKIP Universitas Jember, proses pembelajaran belum berlangsung secara optimal. Sebagian peserta didik belum berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran, belum memberikan respons secara optimal terhadap arahan guru, menunjukkan keterlibatan emosional yang masih beragam, serta belajar pada suasana kelas yang belum sepenuhnya mendukung berlangsungnya proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang dapat membantu peserta didik mengenali, memahami, dan mengelola kondisi emosinya selama mengikuti pembelajaran. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah Zona Emosi (The Zones of Regulation), yaitu strategi yang membantu peserta didik mengidentifikasi kondisi emosinya melalui empat kategori warna sebagai dasar dalam memilih strategi pengelolaan emosi yang sesuai sehingga peserta didik lebih siap mengikuti kegiatan pembelajaran (Kuypers, 2019). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Zona Emosi terhadap proses pembelajaran peserta didik kelas 3A SD Labschool FKIP Universitas Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-experimental design menggunakan desain one group pretest–posttest design. Subjek penelitian berjumlah 12 peserta didik kelas 3A SD Labschool FKIP Universitas Jember. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Angket digunakan sebagai instrumen utama untuk mengukur proses pembelajaran berdasarkan indikator keaktifan peserta didik, interaksi antara guru dan peserta didik, keterlibatan emosional peserta didik, serta suasana kelas. Data angket dianalisis menggunakan analisis persentase dan N-Gain, sedangkan data observasi serta tes hasil belajar dianalisis secara deskriptif sebagai data pendukung penelitian

Description

Finalisasi Repository Hasyim September 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By