Analisis Interaksi Obat di Intensive Care Unit (ICU) RSU Jati Husada Karanganyar Jawa Tengah Periode Januari 2023 – Juli 2024

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Farmasi

Abstract

Interaksi obat merupakan salah satu Drug Related Problems (DRPs) yang dapat menimbulkan efek tidak diinginkan dan menghasilkan kegagalan terapi atau efek samping klinis yang signifikan serta mengancam nyawa. Kejadian interaksi obat di ICU tergolong tinggi dikarenakan pasien yang dirawat di ruangan ini umumnya menggunakan berbagai alat penunjang kehidupan dan mendapatkan terapi lebih dari satu jenis obat yang secara langsung dapat mempengaruhi farmakologi obat. Analisis interaksi obat jarang sekali dilakukan di rumah sakit tipe D meskipun faktor penyebab interaksi obat dapat muncul di mana saja. Hal tersebut mendorong penulis untuk melakukan penelitian mengenai analisis interaksi obat di ICU RSU Jati Husada Karanganyar Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menganalisis interaksi obat yang terjadi di ruang ICU RSU Jati Husada Karanganyar. Pengambilan data dilakukan secara observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medik pasien yang dirawat di ICU periode Januari 2023 – Juli 2024. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis interaksi obat potensial menggunakan fitur Drug Interaction Checker dari Drugs.com (primer) dan DrugBank (sekunder). Analisis interaksi obat aktual dilakukan dengan melihat hasil pemeriksaan pasien selama perawatan di ICU. Data pasien yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 167 pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas pasien yang dirawat di ICU adalah perempuan (96 pasien, 57,49%) pada usia 60-79 tahun (86 pasien, 51,50%) dengan diagnosis gangguan kardiovaskular (100 pasien, 59,88%) memiliki rata-rata LOS 2,34 hari mendapatkan >5-10 terapi (124 pasien, 74,25%) serta mengalami 6-10 interaksi obat (54 pasien, 32,93%). Mayoritas terapi yang digunakan selama perawatan adalah golongan antiulcer (151 pasien, 90,42%) serta terapi metamizole sodium (112 pasien, 67,07%) dengan rute infus dan injeksi (167 pasien, 100%). Total interaksi obat adalah sebanyak 1.626 kejadian dengan mekanisme interaksi farmakodinamik (1.120 kejadian, 68,88%) dan tingkat keparahan moderat (979 kejadian, 60,21%). Jenis interaksi aktual ditemukan sebanyak 367 kejadian (22,57%) dan sisanya merupakan interaksi potensial. Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan sehingga diperlukan kajian lebih lanjut terutama pada analisis interaksi aktual.

Description

Reupload Repository 2 Februari 2026_Hasim/Firdiana

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By