Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Fisika Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Blooket pada Siswa Kelas X 5 di SMA Negeri 5 Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pendidikan abad ke-21 memiliki peran penting dalam membentuk karakter
dan meningkatkan kualitas hidup. Kemajuan teknologi juga mengubah cara belajar
dan memperluas pengetahuan siswa. Teknologi ini dapat disebarkan dengan cepat
lewat berbagai media pembelajaran. Meningkatkan kualitas pendidikan di
indonesia, dibutuhkan model pembelajaran berbasis teknologi dan penerapan
kurikulum merdeka yang berpusat pada siswa. Oleh karena itu, pembelajaran harus
menjadi proses interaktif antara guru, siswa, dan sumber belajar dalam lingkungan
yang mendukung perubahan sikap dan pencapaian tujuan secara efektif.
Pembelajaran fisika mengembangkan berpikir kreatif melalui pengalaman
langsung, menyelesaikan masalah sehari-hari, dan memahami lingkungan secara
ilmiah. Namun, saat observasi awal di SMA Negeri 5 Jember peneliti melihat
bahwa meskipun guru sudah menggunakan model Problem Based Learning (PBL)
siswa tetap kurang aktif. Siswa masih cenderung pasif, hanya duduk diam,
melamun, dan terlihat bosan saat pembelajaran fisika. Antusiasme bertanya juga
masih rendah. Menurut guru hal ini disebabkan oleh kurangnya media interaktif.
Oleh karena itu, dibutuhkan media yang menarik seperti Blooket untuk mendukung
model PBL agar siswa lebih aktif dalam pembelajaran.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang
dilakukan pada tanggal 7 maret hingga 9 mei 2025 semester genap 2024/2025, dan
peneliti akan bekerja sama dengan guru fisika. Penelitian ini dilaksanakan di SMA
Negeri 5 Jember. Penelitian dilakukan di kelas X 5 SMA Negeri 5 Jember karena
banyak siswa yang belum tuntas dalam Ujian Tengah Semester. Hasil observasi dan
wawancara dengan guru fisika menunjukkan sekitar 75% siswa yang masih pasif
saat pembelajaran berlangsung Data menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar fisika
siswa kelas X 5 di SMA Negeri 5 Jember dari siklus I ke siklus II. Aktivitas belajar
meningkat dari kategori aktif dengan presentase sebesar 74,58% ke sangat aktif,
presentasenya sebesar 91,67% dan hasil belajar fisika meningkat dari hasil rata-rata
0,53 dengan kategori sedang menjadi 0,73 kategori tinggi. Kemudian ketuntasan
siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) siklus I dan siklus II
dengan jumlah 36 siswa. Pada siklus I pada tahap pretest 8 siswa tuntas dengan
presentase sebesar 22,22% dan di tahap posttest 22 siswa tuntas presentasenya
sebesar 61,11%. Siklus II pada tahap pretest 29 siswa tuntas dengan presentase
sebesar 80,56% dan tahap posttest 32 siswa tuntas presentase sebesar 88,89%.
Tingkat ketuntasan siswa pada siklus I ke siklus II juga mengalami peningkatan.
Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dilaksanakan dapat ditarik
kesimpulan bahwa aktivitas dan hasil belajar fisika siswa membuktikan
penggunaan model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan
Blooket efektif untuk meningkatkan pembelajaran fisika. Kemudian tingkat
ketuntasan hasil belajar fisika siklus I tahap Pretest sebesar 22,22% dan siklus II
sebesar 80,56%. Siklus I pada tahap Posttest sebesar 61,11% dan siklus II sebesar
88,89%.
Description
Approved by Teddy
