Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Dengan Media Assessment Powtoon Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMA
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pembelajaran fisika saat ini perlu adanya pengembangan teknologi agar peserta didik memiliki respon yang baik saat proses pembelajaran. Salah satu kendala saat pembelajaran fisika di kelas adalah peserta didik yang mudah bosan terhadap materi yang diajarkan atau metode mengajarnya yang kurang tepat. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti di salah satu sekolah SMA Negeri di Jember, didapatkan hasil bahwa pembelajaran yang digunakan oleh sekolah tersebut hanya berfokus pada Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan memakai metode ceramah. Pembelajaran yang dilakukan di sekolah tersebut masih kurang bervariasi, sehingga membuat siswa mudah bosan saat berada di dalam kelas. Inovasi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut ialah penggunaan model pembelajaran yang sesuai contohnya adalah Problem Based Learning (PBL) disertai dengan Assessment Powtoon. Dalam aplikasi Powtoon terdapat animasi yang bisa diisi dengan materi pembelajaran yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model PBL disertai media assessment Powtoon terhadap hasil belajar fisika siswa SMA.
Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan menggunakan post-test only design. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri Arjasa dengan populasi yang digunakan ialah seluruh peserta didik kelas XI. Sampel penelitian diambil dengan metode Cluster Random Sampling melalui undian untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes hasil belajar fisika siswa. Setelah diketahui hasil tes, dilanjutkan dengan uji normalitas untuk mengetahui data yang diperoleh terdistribusi normal atau tidak. Kemudian dilanjutkan dengan uji independent
sample t-test untuk mengukur pengaruh penerapan model PBL disertai dengan assessment Powtoon terhadap hasil belajar fisika siswa SMA.
Berdasarkan hasil dari uji independent sample t-test yang telah dilakukan, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) yaitu 0,000 pada data nilai hasil belajar fisika siswa. Hasil tersebut menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 sesuai dengan pedoman pengambilan keputusan statistik maka H0 ditolak dan Ha diterima. Arti dari H0 ditolak dan Ha diterima adalah terdapat perbedaan signifikan pada penggunaan model PBL disertai dengan assessment Powtoon terhadap hasil belajar fisika siswa pada kelas kontrol dan eksperimen.
Penerapan model PBL berbantuan assessment Powtoon berpengaruh terhadap hasil belajar dikarenakan dalam pembelajarannya siswa akan lebih aktif dalam berpikir kritis. Tidak hanya itu, siswa juga berfokus pada pemecahan masalah secara langsung dalam proses pembelajaran. Assessment melalui aplikasi Powtoon membuat siswa lebih termotivasi dan kreatif karena media interaktif dan menarik. Proses ini meningkatkan pemahaman dan partisipasi. Keterlibatan aktif dan suasana belajar menyenangkan yang terbentuk membuat hasil belajar mengalami peningkatan secara signifikan. Sehingga, kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan model Problem Based Learning (PBL) disertai dengan assessment Powtoon berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar fisika siswa SMA Negeri Arjasa.
Description
Reupload Repositori File 16 Maret 2026_Kholif Basri
