Pengaruh Pemberian Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Awal 2 Varietas Tebu (Saccharum officinarum L.)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Tebu merupakan tanaman yang digunakan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan gula. Tanaman tebu dapat diperbanyak secara generatif maupun vegetatif. Perbanyakan vegetative sering dilakukan dalam budidaya tanaman tebu. Perbanyakan vegetatif umumnya dilakukan dengan teknik bagal yaitu bagian batang yang dipotong tepat pada mata tunas, metode yang banyak digunakan dalam budidaya tanaman tebu yaitu bud set yaitu bibit bermata satu berupa mata ruas tunggal. Teknik pembibitan bud set memiliki beberapa keuntungan yaitu memiliki cadangan makanan yang lebih banyak. teknik pembibitan bud set dapat menghasilkan pertumbuhan yang seragam, jumlah anakan yang lebih banyak. Mikoriza merupakan salah satu jamur yang dapat hidup dan berkembang biak pada lingkungan heterogen. Mikoriza dapat hidup pada jaringan tanaman maupun hewan yang sudah mati dan membusuk. Mikoriza adalah simbiosis mutualisme antara fungi dan sistem perakaran tanaman. Salah satu faktor penentu dalam meningkatkan produktivitas tanaman tebu yaitu penggunaan varietas tebu unggul. Pemilihan varietas tebu perlu memperhatikan aspek-aspek varietas unggul yaitu produktivitas yang tinggi ditunjang dengan bobot dan rendemen yang tinggi, produktivitas yang stabil, ketahanan terhadap hama dan penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis Mikoriza dan macam varietas terhadap pertumbuhan bibit stek tanaman tebu. Metode yang digunakan yaitu menggunakan pola dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 5 ulangan. Faktor 1 yaitu pemberian dosis mikoriza yang terdiri dari Aₒ: 0 g, A₁: 5 g, A₂: 10 g, A₃:15 g. Faktor 2 yaitu macam varietas yang terdiri dari V₁: varietas Bululawang, V₂: varietas PS862. Variabel yang diamati yaitu Panjang Tunas (cm), Jumlah Daun (Helai), Diameter Batang (cm), Panjang Akar (cm), Berat Basah Tanaman (g), Berat Kering Tanaman (g). Data dianalisis menggunakan analisis ragam, jika terdapat perbedaan yang nyata maka akan dilakukan dilakukan uji lanjutan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan taraf 5%. Interaksi perlakuan dosis mikoriza dan macam varietas tanaman tebu tidak berpengaruh nyata kecuali parameter berat basah tanaman. (1) Kombinasi perlakuan dosis mikoriza 15 gram dan varietas tebu PS 862 (A3V2) memberikan hasil yang terbaik. (2) Pengaruh utama dosis mikoriza berpengaruh nyata kecuali variabel panjang akar. Perlakuan dosis mikoriza 15 gram (A3) memberikan hasil yang terbaik. (3) Pengaruh utama macam varietas berpengaruh nyata kecuali pada variabel panjang akar dan panjang tunas. Perlakuan penggunaan varietas tebu PS 862 (V2) memberikan hasil yang terbaik

Description

Reupload file repository 12 februari 2026_agus/feren

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By