Faktor yang Memengaruhi Minat Anak Petani Melanjutkan Usahatani Semangka di Desa Mojosari Kecamatan Puger Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Ketersediaan tenaga kerja pertanian utamanya petani menjadi salah satu
faktor krusial dalam mewujudkan keberlanjutan pertanian, hal ini karena petani
memegang peranan penting dalam segala aspek pengelolaan usahatani mulai dari
perencanaan hingga pemasaran. Pada kenyataannya, sektor pertanian saat ini
sedang menghadapi degradasi tenaga kerja yang ditandai dengan berkurangnya
jumlah petani berusia produktif akibat semakin menurunnya minat generasi muda.
Fenomena ini salah satunya terjadi pada usahatani semangka di Desa Mojosari
Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Jumlah petani semangka di Desa Mojosari
kian mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023 jumlahnya adalah
sebanyak 321 orang, namun pada tahun 2024 jumlahnya menurun sebesar 3,21%
menjadi 311 orang. Mayoritas petani semangka yang ada di desa tersebut juga telah
memasuksi fase usia non produktif, jumlah petani non produktif pada tahun 2023
adalah sebesar 42,36% dan pada tahun 2024 meningkat menjadi 49,83%.
Fenomena penurunan jumlah petani dan adanya dominasi petani berusia non
produktif pada usahatani semangka di Desa Mojosari yang merupakan sentra
produksi semangka di Kabupaten Jember memunculkan kekhawatiran karena
berpotensi mengganggu stabilitas produksi dan menghambat keberlanjutan
usahatani. Generasi muda terutama anak petani semangka memiliki peran penting
terhadap keberlanjutan usahatani semangka hingga masa mendatang, hal ini karena
mayoritas usahatani semangka di Desa Mojosari dijalankan secara turun temurun
dari orang tua ke anaknya. Telah banyak penelitian yang mengkaji minat dan faktor-
faktor yang memengaruhi minat generasi muda untuk bekerja di sektor pertanian,
namun penelitian terkait minat anak petani untuk melanjutkan usahatani terutama
pada komoditas tertentu khususnya pada subsektor hortikultura masih belum
banyak ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) minat anak petani untuk
melanjutkan usahatani semangka di Desa Mojosari Kecamatan Puger Kabupaten
Jember, (2) faktor-faktor yang memengaruhi minat anak petani untuk melanjutkan
usahatani semangka di Desa Mojosari Kecamatan Puger Kabupaten Jember.
Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan purposive method yaitu Desa
Mojosari sebagai sentra produksi semangka di Kabupaten Jember. Metode
penelitian yaitu metode deksriptif analitik. Jenis data yang digunakan dalam
penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder yang diperoleh melalui metode
wawancara dan studi literatur. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah
metode total sampling yang melibatkan seluruh populasi sebanyak 57 responden.
Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik
deskriptif dengan teknik pengukuran skala likert dan analisis regresi logistik biner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) minat anak petani untuk
melanjutkan usahatani semangka memperoleh skor rata-rata sebesar 2,32 yang
termasuk dalam kategori rendah. Berdasarkan dimensi kesenangan (enjoyment),
minat anak petani memperoleh skor 2,76 yang termasuk dalam kategori tinggi,
dimensi ketertarikan (interest) memperoleh skor 2,42 yang termasuk dalam kategori
rendah, dan dimensi keterlibatan (engagement) memperoleh skor 1,79 yang juga
termasuk dalam kategori rendah, (2) faktor-faktor yang berpengaruh signifikan
positif terhadap peluang anak petani memiliki minat yang tinggi untuk melanjutkan
usahatani semangka pada taraf kepercayaan 90% atau α = 0,1 adalah luas lahan
orang tua (𝑋3), status kepemilikan lahan orang tua (𝐷1), dan dukungan keluarga
(𝐷2), sedangkan faktor yang berpengaruh signifikan negatif adalah pendidikan
formal (𝑋2). Sementara itu, faktor-faktor yang tidak berpengaruh secara signifikan
pada taraf kepercayaan 90% atau α = 0,1 adalah usia (𝑋1) dan pengalaman
usahatani orang tua (𝑋4).
Description
Reupload File Repositori 5 Februari 2026_Rudi H/Ardi
