Analisis Financial Distress pada Perusahaan Sektor Teknologi di Bursa Efek Indonesia Menggunakan Cox Proportional Hazard
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Perkembangan sektor teknologi di Indonesia mengalami fluktuasi yang
signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan volatilitas tinggi yang berisiko
menyebabkan financial distress pada perusahaan-perusahaan di sektor tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi
financial distress pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) dengan menggunakan model Cox Proportional Hazard. Metode yang
digunakan adalah analisis survival dengan model Cox Proportional Hazard yang
memungkinkan identifikasi faktor-faktor risiko financial distress tanpa perlu
mengasumsikan distribusi waktu kejadian yang spesifik. Data yang digunakan
merupakan data sekunder yang meliputi laporan keuangan perusahaan sektor teknologi
di BEI selama periode Januari 2021 hingga September 2024. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap financial distress adalah
Current Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER). Perusahaan dengan likuiditas
yang lebih baik (𝐶𝑅 ≥ 1) dan tingkat utang yang lebih rendah (𝐷𝐸𝑅 ≤ 1) secara
signifikan mengurangi kemungkinan terjadinya financial distress pada perusahaan
sektor teknologi.
Description
Reupload file repositori 30 januari 2026_Kurnadi/Mita
