Karakterisasi dan Uji Efektivitas Cross Inoculation Rhizobium Tanaman Legum Cover Crop (Pueraria javanica dan Mucuna bracteata) Terhadap Nodulasi dan Ketersediaan N pada Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS PERTANIAN
Abstract
Nitrogen (N) merupakan unsur hara esensial yang berperan penting dalam
pertumbuhan tanaman. Keterbatasan ketersediaan nitrogen di dalam tanah
menyebabkan penggunaan pupuk urea masih menjadi pilihan utama, meskipun
pemakaian yang berlebihan dapat menurunkan efisiensi pemupukan dan berdampak
negatif terhadap lingkungan. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah
pemanfaatan bakteri Rhizobium sebagai penambat nitrogen melalui simbiosis
dengan tanaman legum. Tanaman legum, seperti Pueraria javanica dan Mucuna
bracteata yang berpotensi menjadi sumber isolat Rhizobium. Isolat lokal
diperkirakan memiliki kemampuan adaptasi yang lebih baik terhadap lingkungan
asalnya sehingga berpotensi dikembangkan sebagai pupuk hayati. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan mengisolasi, mengarakterisasi, dan menguji efektivitas
isolat Rhizobium dari kedua tanaman tersebut melalui uji cross inoculation.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kesuburan dan Kesehatan
Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jember dan green house menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis pupuk
urea yang terdiri perlakuan tanpa urea (U0), pupuk urea dosis 0,227 g (U1), serta
dosis 0,136 g (U2) dan jenis isolat Rhizobium yang terdiri per;akuan tanpa isolat
(I0), isolat Pueraria javanica (I1), isolat Mucuna bracteata (I2), dan isolat kacang
tanah (I3). Isolasi dilakukan pada media YEMA, kemudian isolat dikarakterisasi
berdasarkan sifat morfologi dan pewarnaan Gram. Selanjutnya, isolat diuji melalui
cross inoculation pada tanaman legum. Parameter yang diamati meliputi
karakteristik isolat, bintil akar, C-organik tanah, N-Total tanah, N-jaringan
tanaman, serapan N, dan warna daun. Data dianalisis menggunakan analisis ragam
(ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf nyata 1% atau 5%. Uji
korelasi juga dilakukan untuk parameter N-Total, N-jaringan, dan serapan N.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh isolat memiliki karakteristik
yang sesuai dengan bakteri Rhizobium. Hasil uji cross inoculation menunjukkan
bahwa pembentukan bintil akar masih rendah sehingga simbiosis belum
berlangsung secara optimal. Namun, isolat Rhizobium asal Pueraria javanica dan
Mucuna bracteata mampu meningkatkan kandungan N-total tanah sebesar 5,9%
dibandingkan dengan isolat asal kacang tanah (I3). Peningkatan ini menunjukkan
bahwa kedua isolat memiliki kemampuan mengimobilisasi nitrogen, sehingga
nitrogen masih ada didalam tanah dan tidak diserap oleh tanaman. Hal ini sejalan
dengan hasil jaringan tanaman yang mengalami defisiensi nitrogen. Nilai tersebut
berada di bawah kisaran kecukupan nitrogen yang ada di jaringan tanaman, yang
mengindikasikan bahwa nitrogen yang tersedia dan terserap oleh tanaman belum
mampu memenuhi kebutuhan pertumbuhan secara optimal. Rendahnya kadar N
jaringan berkaitan dengan tidak terbentuknya bintil akar akibat simbiosis antara
bakteri Rhizobium dan tanaman legum tidak berjalan optimal.
Description
Finalisasi Hasyim/Agustus 2026
