Pengaruh Penambahan Lemak Margarin Terhadap Konstanta Dielektrik Minyak Goreng
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Minyak goreng adalah minyak nabati yang telah dimurnikan dan dapat
digunakan sebagai bahan pangan. Minyak dapat bersumber dari tanaman, misalnya
minyak kelapa dan minyak wijen. Minyak yang dipakai menggoreng adalah minyak
yang tergolong dalam kelompok non drying oil, yaitu minyak yang tidak akan
membentuk lapisan keras bila dibiarkan mengering di udara, contohnya adalah
minyak sawit (Ketaren, 1986).
Lemak dan minyak terdapat pada hampir semua bahan pangan dengan
kandungan yang berbeda-beda. Hermawan (2005) mengatakan setiap bahan termasuk
lemak dan minyak memiliki sifat listrik yang khas dan besarnya sangat ditentukan
oleh kondisi internal bahan tersebut, seperti momen dipol listrik dan komposisi bahan
kimia. Sifat dielektrik adalah parameter utama yang memberikan informasi tentang
interaksi bahan dengan energi listrik, serta menggambarkan tingkat kemampuan suatu
bahan untuk menyimpan muatan listrik pada tegangan yang tinggi. Pengukuran sifat
dielektik tidak lepas dari pengukuran kapasitansinya. Sehingga, secara tidak langsung
pengukuran kapasitansi mempunyai arti penting pada pengukuran dielektik suatu
bahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kapasitansi dan
konstanta dielektrik minyak goreng yang telah tercampur margarin, serta mengetahui
kecenderungan hubungan antara penambahan margarin pada minyak goreng sawit
terhadap konstanta dielektriknya. Penelitian ini menggunakan metode kapasitif yang
menggunakan voltmeter sebagai alat pembaca tegangan, pengukuran dilakukan pada
suhu ruang (29oC).
Description
reupload file repositori 13 maret 2026_kurnadi/keysa
