Studi Efisiensi Teknis Perekonomian di Indonesia: Perspektif Sumber Daya Manusia

dc.contributor.authorNila Ayu Dewanda
dc.date.accessioned2026-06-18T02:21:19Z
dc.date.issued2024-10-28
dc.descriptionReupload file repository 18 Mei 2026_Ratna Validasi file repositori 8 Juni 2026_Dea_Firli
dc.description.abstractPertumbuhan ekonomi yang ada di Indonesia tidak lepas kaitannya dengan indikator-indikator yang mempengaruhinya. Biasanya indikator ekonomi menjadi hal mencolok dalam pertumbuhan ekonomi, padahal ada indikator lain yang jauh lebih penting dalam mendorong dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yaitu indikator pembangunan manusia. Hal ini dikarenakan tenaga kerja yang memiliki kualitas yang baik di bidang pendidikan dan keterampilan kerja, dapat meningkatkan produktivitasnya dan mendorong terciptanya efisiensi teknis. Terciptanya kondisi dimana produktivitas dan efisiensi teknis meningkat dapat diperlihatkan dari meningkatnya angka Foreign Direct Investment (FDI), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan upah. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh Foreign Direct Investment (FDI), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan upah terhadap efisiensi teknis perekonomian di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan metode SFA (Stocastic Frontier Analysis). PDRB digunakan sebagai variabel independen. Sementara itu, variabel independen dalam penelitian ini adalah PMTB dan jumlah tenaga kerja yang nantinya dimasukan dalam variabel fungsi produksi. Serta FDI, IPM dan Upah yang nantinya dimasukan pada variabel fungsi inefisiensi. Data yang digunakan merupakan data panel yang diperoleh dari 34 porvinsi di Indonesia dengan rentang tahun 2013 sampai 2022. Hasil estimasi penelitian ini menunjukan bahwa FDI dan IPM berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap efisiensi teknis. Artinya, peningkatan FDI dan IPM tidak berdampak secara langsung terhadap efisiensi teknis. Sementara itu, upah berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi teknis. Artinya, peningkatan upah secara langsung dapat mempengaruhi efisiensi teknis. Hal tersbut terjadi karena ada motivasi tenaga kerja akibat kenaikan upah untuk meningkatkan produktivitasnya dan akhirnya akan mendorong efisiensi teknis, ini berbeda dengan FDI dan IPM yang perlu dilakukan pembenahan berkaitan dengan investasi serta kualitas tenaga kerja, sebab kualitas tenaga kerja yang baik akan memunculkan tenaga kerja yang produktif sehingga dapat mendorong efisiensi teknis.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Dra. Nanik Istiyani, M.Si. Dosen Pembimbing Anggota : Mohammad Zeqi Yasin,S.E., M.Sc
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9272
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ekonomi dan Bisnis
dc.subjectEfisiensi
dc.subjectTeknis Perekonomian
dc.subjectSumber Daya Manusia
dc.titleStudi Efisiensi Teknis Perekonomian di Indonesia: Perspektif Sumber Daya Manusia
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
NILA AYU DEWANDA - 200810101114.pdf
Size:
1.74 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: