Strategi Komunikasi Melalui Media Sosial dalam Upaya Penurunan Prevalensi Stunting (Studi Kasus Dinas Kesehatan Kabupaten Jember Tahun 2022-2024)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi Dinas Kesehatan Kabupaten Jember melalui media sosial dalam upaya penurunan prevalensi stunting pada periode 2022-2024. Stunting di Kabupaten Jember mencatatkan prevalensi tertinggi di Jawa Timur sebesar 34,9 persen pada tahun 2022, menurun menjadi 29,7 persen pada tahun 2023, namun kembali meningkat menjadi 30,4 persen pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Posyandu Catleya 74B Kelurahan Tegal Gede Kecamatan Sumbersari, dan Posyandu Mawar 24 Desa Sukojember Kecamatan Jelbuk. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menggunakan kerangka Social Media-Based Government Khan (2017) menunjukkan bahwa strategi komunikasi media sosial Dinas Kesehatan Kabupaten Jember telah berjalan namun belum optimal pada keempat komponen STOC Culture. Komponen collaboration menunjukkan perkembangan paling positif, sementara transparency berada pada tingkat paling rendah. Keterbatasan sumber daya manusia dan belum adanya tim khusus yang dilegalkan melalui Surat Keputusan resmi menjadi hambatan utama. Terdapat perbedaan signifikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan dalam penerimaan informasi, di mana komunikasi tatap muka masih lebih efektif di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses digital.
Kata kunci: strategi komunikasi, media sosial, stunting, Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, STOC Culture
Description
:: Finalisasi file repositori 21 Juli 2026_Kurnadi
