Penerapan Soft Power Tiongkok terhadap Singapura Untuk Meningkatkan Perdagangan di Asia Tenggara
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini mengkaji penerapan soft power Tiongkok terhadap Singapura untuk
memperkuat perdagangan di Asia Tenggara. Kawasan ini, dengan hampir 700 juta
penduduk dan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata global, memiliki posisi
strategis di tengah rivalitas Amerika Serikat–Tiongkok. Singapura dipilih karena
statusnya sebagai hub keuangan, logistik, dan teknologi utama ASEAN, yang
memungkinkan Tiongkok memperluas akses pasar kawasan secara efisien.
Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dimasukkan sebagai
konteks pendukung, bukan fokus utama, untuk menjelaskan kerangka multilateral
yang memperkuat hubungan bilateral Tiongkok–Singapura. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif dan teori Soft
Power Hendrik W. Ohnesorge (2020) sebagai kerangka konseptual, dengan
menelaah variabel resources (values, policies, personalities) dan instruments
(public diplomacy, personal diplomacy) melalui studi literatur, laporan
perdagangan, dan dokumen resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja
sama ekonomi Tiongkok–Singapura efektif meningkatkan ekspor Tiongkok ke
Asia Tenggara dan memperkuat integrasi ekonomi kawasan, meskipun potensi
penuh Singapura sebagai hub soft power Tiongkok belum sepenuhnya
dioptimalkan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran Singapura dalam
menjaga keterbukaan pasar ASEAN dan keseimbangan geopolitik kawasan.
Description
Reupload file repositori 12 februari 2025_ratna/dea
