Efektivitas E Government melalui Sistem Tilang ELektronik pada Polres Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis efektivitas
e-government melalui sistem tilang elektronik di Polres Jember, dimana
pelanggaran lalu lintas seringkali menjadi penyebab kecelakaan yang meningkat.
Pelanggaran tersebut meliputi penggunaan helm, menerobos lampu merah,
melawan arus, dan lainnya, terutama terjadi pada jam-jam padat lalu lintas.
Penerapan tilang elektronik dilakukan untuk memenuhi tuntutan masyarakat akan
penegakan hukum yang lebih efisien dan efektif, mengingat proses manual dinilai
kurang optimal. Data pelanggaran lalu lintas menunjukkan kecenderungan
peningkatan, namun Kabupaten Jember masih menggunakan tilang manual seiring
dengan penerapan tilang elektronik. Dalam konteks kebijakan publik, pelaku
kebijakan tilang elektronik adalah kepolisian, sementara kelompok sasarannya
adalah masyarakat pengguna lalu lintas. Lingkungan kebijakan mencerminkan
masalah terkait tingginya tingkat kecelakaan dan pelayanan yang kurang efektif.
Implementasi tilang elektronik diatur oleh undang-undang dan intruksi dari
Kepolisian RI, dengan harapan dapat meningkatkan transparansi dan akurasi dalam
penindakan pelanggaran. Meskipun secara teoritis tilang elektronik dapat
meningkatkan efisiensi, dalam praktiknya, masih ada tantangan terkait infrastruktur
dan pemahaman masyarakat. Penelitian ini memiliki relevansi signifikan dalam
konteks penegakan hukum lalu lintas di Kabupaten Jember dan diharapkan
memberikan manfaat baik secara akademis maupun praktis bagi pemangku
kepentingan.
Metode penelitian menggunakan jenis deskriptif kualitatif dengan pendekatan
kualitatif untuk mendalami efektivitas program tilang elektronik. Lokasi penelitian
dilakukan di Kantor Satlantas Kabupaten Jember, dengan waktu penelitian pada
bulan November hingga Desember 2023. Subjek penelitian meliputi petugas polisi
yang menangani tilang dan masyarakat yang pernah ditilang secara elektronik di
Kabupaten Jember. Data primer diperoleh langsung dari petugas Satlantas,
sementara data sekunder berasal dari literatur, peraturan, dokumen, dan artikel
terkait. Prosedur penelitian melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi,
dengan analisis data dilakukan secara kualitatif. Langkah-langkah analisis data
meliputi pengumpulan, kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Metode
ini digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang dalam tentang efektivitas
program tilang elektronik dan dampaknya, serta mengeksplorasi berbagai aspek
sosial, budaya, dan kontekstual yang terkait.
Efektivitas penerapan e-government melalui sistem tilang elektronik di Polres
Jember mempertimbangkan empat aspek utama: fungsi, rencana, ketentuan, dan
tujuan tilang elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tilang
elektronik memberikan kemudahan administrasi dalam penegakan hukum lalu
lintas di Polres Jember dan memberikan landasan untuk pengembangan serupa di
wilayah lain. Namun, kendala teknis terkait pengoperasian CCTV dan keterbatasan
dalam penggunaan mobil INCAR masih menjadi tantangan yang perlu diatasi.
Efektivitas sosialisasi juga perlu ditingkatkan agar masyarakat lebih memahami dan
mendukung penerapan tilang elektronik. Aspek ketentuan atau aturan dalampenerapan sistem tilang elektronik di Polres Jember dinilai sesuai, dengan
pemahaman yang baik dari pelanggar lalu lintas terhadap aturan yang telah
ditetapkan. Meskipun tilang elektronik berhasil menekan jumlah pelanggaran lalu
lintas, tujuan untuk menertibkan pengendara masih perlu evaluasi lebih lanjut untuk
meningkatkan efektivitasnya. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan
bahwa penerapan tilang elektronik di Polres Jember telah berjalan dengan baik
dengan memperhatikan aspek-aspek yang relevan.
Description
Reupload file repository 11 februari 2026_agus/feren
