Analisis Molekuler Tanaman Singkong (Manihot esculenta) Hasil Mutasi Sinar Gamma dengan Marka ISSR

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Tanaman singkong banyak dimanfaatkan sebagai kebutuhan pangan maupun industri, perlu adanya varietas unggul yang didapatkan dari keanekaragaman genetik. Mutasi menggunakan sinar gamma daat dilakukan untuk meningkatkan keragaman genetik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui keragaman genetik yang dapat diidentifikasi melalui analisis marka ISSR pada tanaman singkong hasil mutasi sinar gamma. Penelitian ini menggunakan 10 Primer ISSR yaitu 807, 811, 815, 817, 818, 820, 821, 826, 830, dan 873, serta menggunakan sampel daun singkong varietas manggu. Pemilihan daun yang masih muda bertujuan agar memudahkan proses ekstraksi DNA dan pemilihan daun untuk analisis kandungan klorofil yaitu saat tanaman berusia 4 bulan dan 8 bulan untuk mempresentasikan fase vegetatif dan fase generatif. Hubungan kekerabatan antar 11 sampel tanaman singkong varietas manggu menghasilkan jarak genetik terdekat dengan kontrol yang memiliki nilai 1,00 yaitu pada M 181 dan M 55-3, sednagkan jarak genetik dengan kontrol terjauh yaitu M 42, M 75, dan M 85 yang memiliki nilai 0,41. Kandungan klorofil pada tanaman mutan akibat mutasi sinar gamma dengan dosis 50 Gy lebih rendah daripada tanaman kontrol.

Description

upload by Teddy_19/01/2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By