Pengaruh Promosi, Kualitas Produk dan Citra Merek Terhadap Kepuasan Konsumen pada Pembelian Rokok Berbahan Tembakau Reconstitute
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Menurut UU No. 39 tahun 2014, perkebunan mencakup pengelolaan berbagai
sumber daya untuk budidaya, panen, dan pemasaran tanaman perkebunan.
Tembakau sebagai salah satu komoditas strategis di Indonesia, berperan penting
dalam perekonomian negara dengan memberikan pendapatan kepada petani dan
pemasukan negara melalui cukai dan pajak. Tembakau di Indonesia dibagi menjadi
dua jenis: Voor Oogst, ditanam pada musim hujan dan dipanen saat musim
kemarau, serta Na-Oogost, ditanam pada musim kemarau dan dipanen saat musim
hujan. Data produksi tembakau nasional dari tahun 2017 hingga 2021 menunjukkan
penurunan dari 248,1 ribu ton menjadi 136,8 ribu ton, dengan kontribusi terbesar
dari Jawa Timur, yang menyumbang lebih dari 50% dari total produksi pada tahun
2020. Penurunan produksi di Kabupaten Bondowoso, yang mencapai 2,6% sejak
2018, sebagian disebabkan oleh dampak cuaca ekstrem seperti La Nina.
Tembakau di Kabupaten Bondowoso terbagi menjadi varietas Katsuri dan
Jawa Rajang. Sebagai tanaman komersial, tembakau digunakan sebagai bahan baku
industri rokok dan cerutu. Meskipun berbagai upaya pengendalian konsumsi rokok
dilakukan, seperti pembatasan iklan dan penerapan kawasan bebas asap rokok,
konsumen masih banyak yang tidak terpengaruh. PT. Natobin Tobacco
Internasional mengelola tembakau reconstitute di Bondowoso, yang merupakan
produk olahan dari limbah daun tembakau. Namun, tembakau reconstitute belum
banyak dikenal dan harganya ekonomis. Adapun jenis rokok yang menggunakan
tembakau reconstitute yaitu rokok dengan merek esse dan juara. Fenomena yang
muncul pada dasarnya berhubungan dengan akses pasar berkaitan dengan produk
rokok yang mengandung tembakau reconstitute PT. Natobin Tobacco Internasional
melakukan edukasi pasar baik secara digital melalui website dan juga melalui
pembentukan jaringan pasar offline, konsumen pada umumnya tidak mengetahui
rokok tersebut tergolong dalam rokok yang mengandung tembakau reconstitute.
Tujuan penelitian yaitu : 1) Mengetahui pengaruh promosi, kualitas produk,
dan citra merek terhadap kepuasan konsumen pada pembelian rokok berbahan
tembakau reconstitute. 2) Mengetahui tingkat kepuasan konsumen pada pembelian
produk rokok berbahan tembakau reconstitute. Penentuan daerah penelitian
menggunakan purposive method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode deskriptif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang
digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk
mendapatkan data primer, dan studi pustaka untuk mendapatkan data sekunder dari
jurnal atau artikel maupun BPS yang sudah terpublikasi sebelumnya. Metode
analisis yang digunakan yaitu regresi linier berganda dengan faktor-faktor promosi,
kualitas produk, dan citra merek. Selain itu juga menggunakan metode Importance
Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Atribut yang
digunakan untuk analisis tersebut yaitu desain produk, spesifikasi produk,
terjangkau harga, kesesuaian harga dengan kualitas, jumlah item promosi yang
dilakukan, jangkauan promosi, dan cakupan pasar serta persediaan dan transportasi.
Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis regresi linier berganda mengenai
pengaruh promosi, kualitas produk dan citra merek terhadap kepuasan konsumen
pada pembelian rokok berbahan tembakau reconstitute yaitu berpengaruh nyata.
Adapun variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap pembelian rokok
berbahan tembakau reconstitute yaitu citra merek. Sedangkan variabel yang tidak
berpengaruh secara signifikan yaitu promosi dan kualitas produk. Berdasarkan hasil
perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI) yaitu nilai CSI pada produk rokok
yang mengandung reconstitute yaitu sebesar 76,73%. Nilai yang diperoleh terletak
pada rentang 0,66-0,80 yang mengartikan bahwa indeks kepuasan konsumen
termasuk pada kriteria “puas”. Nilai CSI menunjukkan nilai rata-rata keseluruhan
tingkat kepentingan atribut rokok berbahan tembakau reconstitute adalah 3,7 dan
nilai rata-rata keseluruhan tingkat kinerja adalah 3,8.
Description
Reuplaod File Repositori Februari 2026_Teddy/Hendra
