Faktor Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian pada Rumah Kopi Banjarsengon (RKB) di Jember
| dc.contributor.author | Aufa Rafif Faherza | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-23T01:30:41Z | |
| dc.date.issued | 2025-10-01 | |
| dc.description | Reupload file repositori 12 Mei 2026_Maya Approved by Teddy | |
| dc.description.abstract | Subsektor perkebunan, khususnya kopi, memiliki kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Pada 2024 produksi kopi Indonesia mencapai 807.600 ton, meningkat 47.400 ton dibanding tahun sebelumnya. Jawa Timur menempati posisi keenam penghasil kopi terbesar, dengan Kabupaten Jember sebagai salah satu sentra berkat dukungan Puslitkoka dan varietas unggul seperti Arabika S795, Kartika, Yellow Caturra, dan Robusta Tugusari. Rumah Kopi Banjarsengon (RKB Roastery) yang berdiri sejak 2018 di Kabupaten Jember mengelola usaha dari hulu ke hilir. Produk yang dihasilkan berupa roasted beans, green beans, dan bubuk kopi yang dipasarkan hingga mancanegara, dengan merek unggulan Atapai Legit, Atapai Bahagia, dan Gitaloka. Namun, RKB menghadapi permasalahan kualitas produk yang tidak konsisten, menurunkan kepuasan dan kepercayaan konsumen serta menyebabkan fluktuasi penjualan. Permasalahan utama terletak pada reputasi, kualitas produk, dan kepercayaan konsumen yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini dilakukan di RKB Roastery Jember pada Juni–Juli 2025 dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui survei, wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder melalui literatur. Sampel ditentukan dengan teknik convenience dan accidental sampling, dengan minimal 95 responden sesuai rumus Hair et al. (2020). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner skala Likert empat poin dengan variabel reputasi usaha (6 indikator), kepercayaan konsumen (4 indikator), kualitas produk (5 indikator), dan keputusan pembelian (4 indikator). Analisis data menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS 3, meliputi pengujian outer model untuk validitas dan reliabilitas, inner model untuk kekuatan hubungan antarvariabel, serta uji hipotesis dengan t-statistik >1,96 dan p-value <0,05. Penelitian ini diharapkan mampu menggambarkan pengaruh reputasi usaha, kepercayaan, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian, sekaligus menjadi masukan bagi RKB Roastery untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat reputasi, dan membangun kepercayaan konsumen agar lebih kompetitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil analisis menunjukkan bahwa reputasi usaha (original sample = 0,339; t-statistic = 5,069; p-value = 0,000) dan kualitas produk (original sample = 0,471; t-statistic = 8,295; p-value = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan konsumen, dengan kualitas produk menjadi faktor yang lebih dominan. Kepercayaan konsumen selanjutnya terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (original sample = 0,356; t-statistic = 4,397; p-value = 0,000), sehingga peran kepercayaan sangat penting dalam menentukan perilaku konsumen. Namun, pengaruh langsung reputasi usaha terhadap keputusan pembelian meskipun positif tidak signifikan (original sample = 0,107; t-statistic = 1,772; p value = 0,077). Sebaliknya, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (original sample = 0,401; t-statistic = 5,006; p-value = 0,000), menunjukkan bahwa konsistensi mutu produk menjadi kunci utama peningkatan penjualan. Hasil uji mediasi memperlihatkan bahwa kepercayaan konsumen tidak mampu memediasi pengaruh reputasi usaha terhadap keputusan pembelian (original sample = 0,121; t-statistic = 1,650; p-value = 0,099) maupun kualitas produk terhadap keputusan pembelian (original sample = 0,168; t-statistic = 1,709; p-value = 0,088). Hal ini menegaskan bahwa meskipun reputasi dan kualitas dapat membangun kepercayaan, kepercayaan tersebut tidak cukup kuat menjadi perantara dalam memengaruhi keputusan pembelian. Dengan demikian, kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kualitas produk menjadi faktor paling menentukan dalam keputusan pembelian, sementara reputasi usaha berfungsi sebagai penunjang citra yang tetap perlu diperkuat untuk mendukung kepercayaan konsumen. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Ir.Intan Kartika Setyawati S.P., M.P., M.B.A. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9683 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | Reputasi Usaha | |
| dc.title | Faktor Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian pada Rumah Kopi Banjarsengon (RKB) di Jember | |
| dc.type | Other |
