Pengaruh Perkuatan Cerucuk Kayu terhadap Stabilitas Fondasi Dangkal
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Cerucuk merupakan metode perkuatan tanah dengan karakteristik daya
dukung rendah. Cerucuk yang dipasang di bawah fondasi dangkal banyak
digunakan untuk meningkatkan daya dukung tanah serta mengurangi settlement
yang terjadi pada fondasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan
stabilitas fondasi dangkal setelah adanya perkuatan cerucuk kayu dengan
konfigurasi sudut pemasangan tertentu. Kayu galam dipilih karena memenuhi
spesifikasi yang diperlukan sebagai cerucuk. Sudut pemasangan cerucuk kayu yang
diterapkan mulai dari 0˚, 5˚, 10˚, 15˚, 20˚, 25˚, dan 30˚. Analisis dari penelitian ini
menggunakan program bantu Plaxis 3D dalam menyimulasikannya. Hasil
menunjukkan bahwa fondasi dangkal dengan dimensi 2,5 m × 2,5 m dan kedalaman
2 m memiliki daya dukung 160,63 kN/m² dan penurunan 116,69 mm, tidak cukup
menahan beban struktur atas sebesar 204,15 kN/m². Dengan menggunakan cerucuk
berdiameter 12 cm, kedalaman 4 m, jarak 45 cm, dan total 36 cerucuk, daya dukung
meningkat menjadi 627,15 kN/m² (naik 290,43%) dan penurunan berkurang
menjadi 16,55 mm (pengurangan 85,56%) dengan angka keamanan 3,07. Hasil
konfigurasi sudut pemasangan cerucuk menunjukkan hasil optimal pada dua layer
dengan sudut 15°, meningkatkan daya dukung 29,3%, mengurangi penurunan
25,01%, dan displacement 57,25% dari pemasangan cerucuk tanpa sudut. Hasil ini
menunjukkan bahwa konfigurasi dan sudut pemasangan cerucuk berpengaruh
terhadap peningkatan stabilitas fondasi dangkal.
Description
Repo 17 Juli 2026_ Rudy K
Validasi dan Finalisasi Ratna 17 Juli 2026
