Kesuksesan Inovasi Pelayanan Penerbitan Akta Kematian Melalui Program Taksiah di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Madiun
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis inovasi pelayanan
penerbitan akta kematian melalui program Taksiah (Antar Akta Kematian Seraya
Memuliakan Jenazah) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Madiun.
Kota Madiun menghadapi berbagai tantangan terkait penerbitan akta kematian,
terutama karena kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen
kematian dan persepsi bahwa pencatatan sipil sulit dilakukan, sehingga
menyebabkan keterlambatan dalam pengurusan laporan kematian. Menanggapi hal
tersebut, Dispendukcapil meluncurkan program Taksiah berdasarkan Keputusan
Kepala Dinas Nomor 470/1004/401.105/2021. Inovasi pelayanan ini berhasil
meningkatkan kepedulian masyarakat dan meraih sejumlah penghargaan. Metode
penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang
di lakukan di kantor Dispendukcapil Kota Madiun.Teknik pengumpulan data
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan informan
menggunakan teknik purposive dan snowball. Pemeriksaan data menggunakan
triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan model
analisis data interaktif Miles, Huberman dan Saldana (2014). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa inovasi Taksiah memberikan cara baru pelayanan dari
konvensional (offline) menjadi layanan digital (online) melalui WhatsApp dan
diantar ke rumah. Berdasarkan faktor kesuksesan inovasi menurut Bugge et al
(2018), Program Taksiah didukung oleh tata kelola yang jelas serta sistem
manajemen yang terstruktur, dengan sumber ide inovasi yang berasal dari internal
organisasi, dalam rangka mengatasi masalah keterlambatan pelaporan akta
kematian. Perubahan budaya inovasi tercermin dalam perilaku masyarakat yang
saat ini dapat melaporkan kematian melalui WhatsApp, serta peningkatan
kompleksitas tugas pegawai. Melalui pembentukan tim khusus dan pemanfaatan
teknologi, program ini berhasil meningkatkan jumlah laporan kematian meskipun
menghadapi beberapa kendala teknis yang telah diatasi. Selain itu, sosialisasi secara
aktif melalui kerjasama dengan pihak luar dan media telah memastikan bahwa
masyarakat memahami layanan yang tersedia dengan baik.
Description
Dosen Pembimbing Utama
Dr. Selfi Budi Helpiastuti, S.Sos., M.Si.
Dosen Pembimbing Anggota
Dr. Setyowati Karyaningtyas, S.Sos., M.Si
